HUBUNGAN FREKUENSI DIARE TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p06Kata Kunci:
frekuensi diare, status gizi, balitaAbstrak
Tingginya angka insiden diare merupakan bagian dari faktor risiko masalah status gizi pada balita di Kecamatan Kintamani. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional melibatkan 89 balita sebagai sampel yang dipilih melalui multistage random sampling dengan tahapan stratified sampling, proportional sampling, dan random sampling untuk mengetahui hubungan diare terhadap status gizi balita. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis perbandingan proporsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerjaan orangtua memiliki hubungan signifikan terhadap frekuensi diare balita (OR= 1.92, 95% CI= 1.04 – 2.54, p value = 0.01), sedangkan pada hubungan ASI eksklusif pendidikan ibu, dan penghasilan orangtua terhadap frekuensi diare tidak ditemukan hasil signifikan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara frekuensi diare terhadap status gizi (OR = 5.6, 95%=1.66 – 18.8, p value = 0.00), sedangkan pada hubungan ASI eksklusif, pekerjaan orangtua, penghasilan orangtua, dan pendidikan ibu tidak ditemukan hasil yang signifikan. Dengan demikian, diperlukan adanya pencegahan dan penanggulangan diare yang tepat untuk menjaga status gizi balita.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.