FAKTOR RISIKO TERJADINYA PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA USIA DEWASA DI INSTALASI PELAYANAN JANTUNG TERPADU RSUP PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2026.v13.i01.p13Keywords:
Faktor Risiko, Penyakit Jantung Koroner, Usia DewasaAbstract
Di Indonesia, peningkatan prevalensi PJK pada usia dewasa awal mencapai 0,5% pada tahun 2018. Sedangkanpada usia dewasa akhir mencapai 1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko terjadinya PJKpada usia dewasa di Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah. Penelitian inmenggunakan rancangan unmatched case control dengan populasi yakni pasien PJK dan non-PJK dengan usiadewasa (26–45 tahun) dengan jumlah 45 kasus dan 45 kontrol pada bulan Februari – Maret 2024. Teknikpengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling dengan analisis regresi logistik. Hasil penelitiamenunjukkan sebanyak 33,63% penderita PJK merupakan usia dewasa awal (26–35 tahun). Terdapat tiga variabelyang menjadi faktor risiko terhadap kejadian PJK yakni usia (aOR=16,78; 95%CI=2,08–135,39), pekerjaa(aOR=49,73; 95%CI=1,08–260,36), dan stress (aOR=9,99; 95%CI=1,50–66,48). Diperlukan adanya peran individuntuk mengontrol pola hidup yang tidak sehat guna mengurangi faktor risiko terjadinya PJK. Serta, melakukanpengelolaan stress untuk mencegah terjadinya PJK.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Archive of Community Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.