KEJADIAN DISMENORE PRIMER DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERFORMA KADEMIK SERTA HUBUNGAN SOSIAL PADA MAHASISWI DI KOTA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2026.v13.i01.p14Keywords:
dismenore primer, performa akademik, hubungan sosialAbstract
Dismenore primer sebagian besar dirasakan oleh perempuan usia reproduktif yaitu pada remaja akhir 18-23
tahun yang dapat berdampak pada kegiatan sehari-hari termasuk dalam menjalankan pendidikan dan
kehidupan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat dismenore primer dan dampaknya
terhadap performa akademik serta hubungan sosial pada mahasiswi universitas. Penelitian ini merupakan
studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional di Kota Denpasar pada bulan Februari hingga
Maret 2024. Responden adalah mahasiswi berusia 18-22 tahun yang mengalami dismenore primer berjumlah
131 mahasiswi dan diambil secara consecutive. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan kuisioner
yang disebar secara online ke populasi terjangkau. Data dianalisis secara deskriptif, bivariabel (independent t-test
dan one-way anova) dan multivariat (manova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 131 mahasiswi paling
banyak mengalami tingkat nyeri sedang (45,80%), sebagian besar memiliki tingkat performa akademik tidak
baik (94,66%) dan tingkat hubungan sosial tidak baik (87,79%) selama mengalami menstruasi. Tingkat
dismenore primer berhubungan secara signifikan dengan performa akademik dan hubungan sosial pada
mahasiswi universitas. Rasa nyeri dan gejala yang menyertainya dapat menyebabkan penurunan kemampuan
mahasiswi dalam beraktivitas dan berinteraksi sosial. Maka dari itu, diperlukan upaya dari pemerintah untuk
melakukan skrining dan pengelolaan dismenore primer pada perempuan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Archive of Community Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.