HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN WORK LIFE BALANCE KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI PT X

Authors

  • Anak Agung Mira Pradnyani Udayana Author
  • Ni Luh Putu Ariastuti Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p01

Keywords:

Beban Kerja, Work Life Balance, Karyawan Bagian Produksi

Abstract

Stres yang dialami karyawan merupakan reaksi fisik dan mental terhadap beban kerja yang berlebih. Maka diperlukanlah suatu keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan atau work life balance (WLB). Studi ini bertujuan untuk melihat hubungan antara beban kerja dengan work life balance (WLB) pada karyawan bagian produksi di PT X. Sampel penelitian terdiri dari 82 orang dengan metode total sampling. Dengan jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dan diuji dengan chi-square. Hasi studi menunjukkan responden penelitian didominasi dengan laki-laki sebanyak 67 orang (81,7%), rata-rata masa kerja 17 tahun, dan rata-rata durasi kerja 49 jam. Selanjutnya, karyawan memiliki beban kerja yang tinggi sebanyak 64 orang (78,0%). Pada salah satu dimensi beban kerja, karyawan merasakan tuntutan yang tinggi pada kebutuhan waktu atau Temporal Demand (TD) dengan skor rata-rata 243,93 (21,11%). Lalu, karyawan yang memiliki WLB kategori sedang sebanyak 57 orang (69,5%). Berdasarkan distribusi frekuensi, karyawan dengan WLB rendah cenderung lebih banyak pada responden laki-laki (31,3%), masa kerja >20 tahun (35%), serta divisi kerja hot dishing (46,7%). Selanjutnya, hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan work life balance (WLB) (p=0,001). Diharapkan bagi karyawan bisa membagi waktu antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi agar meningkatkan work life balance.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN WORK LIFE BALANCE KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI PT X. (2025). Archive of Community Health, 12(3), 792-808. https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p01