HUBUNGAN PENGGUNAAN PESTISIDA TERHADAP KELUHAN KESEHATAN AKUT PADA PETANI BAWANG MERAH DI DESA SONGAN, KECAMATAN KINTAMANI, BANGLI
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p11Keywords:
Penggunaan Pestisida, Keluhan Kesehatan Akut, Petani Bawang MerahAbstract
Pestisida adalah bahan kimia beracun yang masih menjadi permasalahan bagi kesehatan manusia dan lingkungan Paparan pestisida harus menjadi fokus bagi petani saat sedang pencampuran, penyemprotan, hingga pasca penyemprotan. Hal ini dikarenakan paparan pestisida dapat membuat keluhan kesehatan akut pada petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan pestisida terhadap keluhan kesehatan akut pada petani bawang merah di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitik menggunakan desain cross-sectional. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling yang terdiri dari Desa Songan A dan B. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian dengan uji bivariabel bahwa penggunaan alat pelindung diri pakai dua baju saat melakukan penyemprotan pestisida memiliki hubungan bermakna dengan pusing akut (p value = 0.038) ; pencampuran pestisida dengan takaran sesuai keperluan atau kondisi memiliki hubungan bermakna dengan salivasi akut (p value = 0.050) ; dan pencampuran pestisida dengan takaran sembarangan memiliki hubungan bermakna dengan tenggorokan terasa kering (p value = 0.045). Disarankan untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia serta pemeriksaan kesehatan secara berkala pada petani bawang merah oleh tenaga kesehatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.