FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS METODE IVA PADA WANITA USIA SUBUR DI KOTA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p07Kata Kunci:
Kanker serviks, Deteksi Dini, IVA, Wanita Usia SuburAbstrak
Kasus kanker serviks di Bali mengalami penurunan, sebanyak 437 kasus per tahun 2019, namun Kota Denpasar memiliki tingkat deteksi dini kaker serviks metode IVA terendah yaitu 2,5% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan partisipasi wanita usia subur dalam deteksi dini IVA di wilayah kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 124 wanita usia subur berusia 15-49 tahun dan dipilih menggunakan metode cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan google formulir diisi langsung oleh peneliti. Analisis menggunakan analisis statistik deskriptif, perbandingan proporsi, serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan wanita usia subur yang melakukan deteksi dini IVA sebesar 29,84%. Pengetahuan (aOR=10,64; 95%CI=3,76-30,10; p=0,001) memiliki hubungan dengan perilaku wanita usia subur dalam deteksi dini metode IVA. Sedangkan usia, pendidikan, penghasilan, sikap, akses informasi, dukungan keluarga, serta dukungan petugas kesehatan tidak memiliki hubungan dengan perilaku wanita usia subur dalam deteksi dini metode IVA. Wanita usia subur diharapkan memperhatikan dan lebih mengerti terkait IVA, bahaya kanker serviks serta melakukan deteksi dini metode IVA secara rutin.
Kata Kunci: Kanker serviks, Deteksi Dini, IVA, Wanita Usia Subur
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.