FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA ORANG DENGAN TUBERKULOSIS PARU DI KOTA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p18Kata Kunci:
Keberhasilan Pengobatan, Tuberkulosis Paru, Kota DenpasarAbstrak
Keberhasilan pengobatan merupakan parameter evaluatif yang digunakan dalam menilai efektivitas pengobatan tuberkulosis. Angka keberhasilan pengobatan di Kota Denpasar pada tahun 2022 sebesar 82,6% dari target 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor dengan keberhasilan pengobatan pada orang dengan tuberkulosis paru di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional melibatkan 92 orang yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis perbandingan proporsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru sebesar 94,57%. Usia (OR=9,91; 95%CI=1,05-93,1; p=0,04), tingkat pendidikan (OR=7,82; 95%CI=1,19-51,1; p=0,03), riwayat pengobatan (OR=18,6; 95%CI=2,22-156,7; p=0,007), penyakit penyerta (OR=10,5; 95%CI=1,11-98,7; p=0,04), perilaku merokok (OR=11,1; 95%CI=1,07-115,5; p=0,04), dan kepatuhan minum obat (OR=10,5; 95%CI=1,11-98,74; p=0,04) memiliki hubungan dengan keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru. Sedangkan jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, dan status pernikahan tidak memiliki hubungan dengan keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru. Pemegang program diharapkan mempertahankan dan meningkatkan standar pengobatan, aktif memberikan eduakasi, dan berkolaborasi dengan program PTM. Bagi orang dengan TB paru diharapkan patuh dalam minum obat, mengatahui, dan memahami faktor penyebab ketidakberhasilan. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan pada jumlah sampel dan populasi yang lebih besar secara kohort dan meneliti faktor lain.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.