FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN ORANG TUA TERHADAP PEMBERIAN VAKSINASI HPV PADA SISWI SEKOLAH DASAR DI KOTA DENPASAR

Penulis

  • Geraldine Regita Suwandi Udayana Penulis
  • Ni Luh Putu Suariyani Udayana Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p26

Kata Kunci:

Penerimaan Orang Tua, Vaksinasi HPV, Sekolah Dasar

Abstrak

Kanker serviks merupakan kondisi berkembangnya sel abnormal di organ serviks hingga membentuknya tumor ganas. Kejadian kanker di Provinsi Bali pada tahun 2017 adalah 254 kasus dengan kasus tertinggi yaitu Denpasar sebanyak 293 kasus. Cakupan vaksinasi HPV Kota Denpasar pada September 2022 adalah 92,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi penerimaan orang tua terhadap pemberian vaksinasi HPV. Penelitian dengan desain cross-sectional melibatkan 130 orang tua sebagai responden. Data dikumpulkan dengan google form. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis simple regression logistic, dan multiple regression logistic. Orang tua yang menerima anaknya diberikan vaksin HPV sebesar 83,03%. Faktor yang mempengaruhi penerimaan orang tua terhadap pemberian vaksinasi HPV adalah jenis kelamin (aOR=15,93; 95%CI=4,1-61,76; p=0,001), pendidikan (aOR=3,8; 95%CI=1,07-13,61; p=0,039), keterpaparan informasi (aOR=5,15; 95%CI=1,03-25,57; p=0,045), dukungan keluarga (aOR=8,83; 95%CI=2,61-29,81; p=0,001). Sedangkan usia (aOR=0,60; 95%CI=0,16-2,21; p=0,445), penghasilan (aOR=0,21; 95%CI=0,33-1,36; p=0,102), pengetahuan (aOR=5, 95%CI=0,98-25,5; p=0,053), dan riwayat keluarga (OR= 1,61; 95%CI=0,34-7,61; p=0,546). Puskesmas perlu memaksimalkan pemberian informasi kepada orang tua. Sekolah diharapkan dapat menjadi jembatan antara puskesmas dengan orang tua mengenai pemberian informasi vaksinasi HPV.
Kata Kunci: Penerimaan Orang Tua, Vaksinasi HPV, Sekolah Dasar

Diterbitkan

2025-12-22

Cara Mengutip

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN ORANG TUA TERHADAP PEMBERIAN VAKSINASI HPV PADA SISWI SEKOLAH DASAR DI KOTA DENPASAR. (2025). Archive of Community Health, 12(3), 1155-1170. https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p26

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama