HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DAN PERILAKU PENGGUNAAN PESTISIDA TERHADAP KELUHAN KESEHATAN KRONIS PADAPETANI HORTIKULTURA DI SONGAN, KINTAMANI

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/ACH.2026.v13.i01.p9

Kata Kunci:

petani hortikultura, kronis, pestisida

Abstrak

Penggunaan pestisida dapat menyebabkan berbagai dampak negatif. Songan, Kintamani merupakan salah satu
wilayah pertanian hortikultura terbesar memiliki risiko paparan pestisida terhadap kesehatan petani. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik sosiodemografi dan perilaku penggunaan pestisida
terhadap keluhan penyakit kronis petani disana. Penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional
dengan 229 responden teknik purposive sampling. Analisis data dengan uji univariat dan bivariat menggunakan
chi-square. Mayoritas petani berumur >40 tahun (55.46%), laki-laki (55.9%) dan pendidikan tidak tamat SD–SD
(65.94%). Luas lahan didominasi ≤30 are (67.25%) dengan lama kerja per hari ≤5 jam (54.15%) dan lama kerja per
minggu selama 7 hari (94.32%). Pada pencampuran, penyemprotan dan pasca penyemprotan pestisida
menunjukkan takaran tidak sesuai petunjuk lebih banyak dan didominasi dilakukan di perkebunan. Sudah
banyak petani menyemprot mengikuti arah angin, menggunakan APD lengkap dan hampir semua tidak makan,
minum dan merokok ketika penyemprotan. Pada perilaku pasca penyemprotan juga terlihat sudah baik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara karakteristik sosiodemografi dan perilaku penggunaan
pestisida dengan keluhan kesehatan kronis pada petani hortikultura.

Diterbitkan

2026-05-29

Cara Mengutip

HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DAN PERILAKU PENGGUNAAN PESTISIDA TERHADAP KELUHAN KESEHATAN KRONIS PADAPETANI HORTIKULTURA DI SONGAN, KINTAMANI. (2026). Archive of Community Health, 13(1). https://doi.org/10.24843/ACH.2026.v13.i01.p9

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama