PENGARUH PENANAMAN MODAL ASING DAN TENAGA KERJA TERHADAP PEMBANGUNAN INKLUSIF DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.24843/BSE.2026.v31.i01.p07Keywords:
Ketimpangan, Pembangunan Inklusif, Penanaman Modal Asing, Regresi Linier Berganda, Tenaga Kerja, Foreign Direct Investment, Inclusive Development, Inequality, Labor, Multiple Linear RegressionAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penanaman modal asing atau Foreign Direct Investment (FDI) dan tenaga kerja terhadap pembangunan inklusif di Indonesia. Meskipun pembangunan ekonomi nasional terus menunjukkan tren positif, fenomena atas kesenjangan ekonomi dan kemiskinan masih menjadi sebuah tantangan yang kompleks serta utama dalam pembangunan di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak secara pasti akan sejalan dengan pemerataan manfaatnya kepada seluruh lapisan masyarakat. Sehingga perlu untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut bersifat inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dalam konteks tersebut, peran modal asing diharapkan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan kerja yang luas bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi terhadap data sekunder yang diperoleh dari publikasi Bank Dunia, Badan Pusat Statistik (BPS) dan jurnal-jurnal selama periode penelitian. Dengan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel penanaman modal asing, manufaktur dan pengangguran terhadap indikator pembangunan ekonomi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman modal asing dan manufaktur memiliki pengaruh terhadap pembangunan inklusif di Indonesia. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan modal asing dan peningkatan sektor manufaktur dapat menjadi salah satu strategi dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
This study aims to analyze the influence of foreign direct investment (FDI) and labor on inclusive development in Indonesia. Although national economic development continues to show a positive trend, the phenomenon of economic inequality and poverty is still a complex and major challenge in development in Indonesia. This shows that high economic growth will not necessarily be in line with the equitable distribution of benefits to all levels of society. Therefore, it is necessary to ensure that economic growth is inclusive and able to reach all levels of society. In this context, the role of foreign capital is expected not only to increase economic growth, but also to open up wide job opportunities for the community. This study uses a quantitative approach with a data collection method through observation of secondary data obtained from publications of the World Bank, the Central Statistics Agency (BPS) and journals during the research period. The data analysis technique used is multiple linear regression to determine the influence of foreign investment, manufacturing and unemployment variables on economic development indicators in Indonesia. The results of the study show that foreign investment and manufacturing have an influence on inclusive development in Indonesia. Thus, optimizing the use of foreign capital and increasing the manufacturing sector can be one of the strategies in realizing inclusive and sustainable economic development.
References
Alfaro, L., Chanda, A., Kalemli-Ozcan, S., and Sayek, S. (2004). FDI and economic growth: The role of local financial markets. Journal of International Economics, 64 (1), 89–112.
doi:10.1016/S0022-1996(03)00081-3
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2018). Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif. BAPPENAS Indonesia.
Badan Pusat Statistik. (2020). Indeks Pertumbuhan Ekonomi. Maret. BPS Indonesia.
Baldwin, Robert E. (1986). Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi. Terjemahan St. Dianjung. Jakarta : PT Bina Aksara.
Ghozali, Imam. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang.
Hermes, N., and Lensink, R. (2003). Foreign Direct Investment, Financial Development And Economic Growth. Journal of Development Studies, 40 (1), 142–63.
doi:10.1080/ 00220380412331293707
Kang, H., & Varquez, J. M (2021). When Does Foreign Direct Investment Lead to Inclusive Growth?. International Center for Public Policy, 21 (04).
Kuncoro, Murdrajat. (2006). Ekonomi Pembangunan. Jakarta : Penerbit Salemba Empat
Rusiadi., Subiantoro, Nur dan Hidayat, Rahmat. (2016). Metode Penelitian : Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan. Konsep, Kasus dan Aplikasi SPSS, Eviews, Amos, Lisrel. Medan:USU Press.
Sen, Amartya. (1999). Development as Freedom. Oxford: Oxford University Press
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung : Alfabeta.
Wirawan, N. (2002). Cara Mudah Memahami Statistik 2 (Statistik Inferensia) Untuk Ekonomi dan Bisnis. Edisi Kedua. Denpasar : Penerbit Keraras Emas.
World Bank. (2020). Investment climate. The World Bank Data
World Bank. (2022). Overview Country Indonesia. April. The World Bank Data.
World Bank. (2012). World Development Report 2013: Jobs. Washington, DC: World Bank.
Yuliandari, A. & Hariyanti, D,. (2016). Pengaruh Indikator Makroekonomi Terhadap Tingkat Inflasi Di Asean-5. Media Ekonomi, 24(1), hal.17.













