PENGARUH FINANCIAL DISTRESS PADA RENTANG WAKTU PUBLIKASI LAPORAN KEUANGAN DIMODERASI OLEH OPINI AUDIT
DOI:
https://doi.org/10.24843/EEB.2026.v15.i08.p10Keywords:
Audit Report Lag, Financial distress, Opini Audit, Rentang Waktu Publikasi, Laporan Keuangan, Audit Opinion, Timeliness of Financial, Statement PublicationAbstract
Ketepatan waktu dalam pengungkapan laporan keuangan merupakan aspek penting yang mempengaruhi seberapa efektif informasi di dalamnya dapat dimanfaatkan. Laporan keuangan dianggap lebih berharga ketika disajikan dengan benar dan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dari kesulitan keuangan terhadap durasi publikasi laporan keuangan, dengan opini audit berfungsi sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2021 hingga 2023, yang berjumlah total 857 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yang menghasilkan 1.641 observasi tahun-perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi yang dibantu oleh aplikasi STATA. Temuan menunjukkan bahwa tingkat kesulitan keuangan yang lebih tinggi cenderung meningkatkan keterlambatan dalam publikasi laporan keuangan. Selain itu, opini audit melemahkan pengaruh kesulitan keuangan terhadap keterlambatan pelaporan. Penelitian ini mendukung teori sinyal dan teori agensi, serta menyarankan agar perusahaan tetap menjaga ketepatan waktu dalam pelaporan keuangan, bahkan di saat kesulitan keuangan.
Timeliness in the disclosure of financial statements is crucial for the effective utilization of the information contained within them. Financial statements gain greater value when they are delivered accurately and punctually. This research aims to investigate the impact of financial distress on the duration of financial report publication, with audit opinion serving as a moderating variable. The study's population consists of all companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2021 to 2023, amounting to a total of 857 firms. A purposive sampling method was employed to select the sample, resulting in 1,641 firm-year observations. Data analysis was performed using moderated regression analysis facilitated by the STATA application. The results indicate that an increased level of financial distress is associated with longer delays in the publication of financial reports. Furthermore, audit opinion diminishes the effect of financial distress on these reporting delays. This study aligns with signaling and agency theories and emphasizes the importance for companies to uphold timely financial reporting, even during periods of financial difficulty.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Luh Gede Belia Pratiwi, Made Gede Wirakusuma (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











