PENGARUH PERSEPSI MANFAAT, PERSEPSI RISIKO, PERSEPSI TINGKAT PENDAPATAN, DAN PENGARUH SOSIAL TERHADAP PENGGUNAAN QRIS

Authors

  • Laras Damayanti Universitas Ahmad Dahlan image/svg+xml Author
  • Beni Suhendra Winarso Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/EEB.2026.v15.i07.p08

Keywords:

Pendapatan, Pengaruh Sosial, Persepsi Manfaat, Risiko, Income, Preceived Risk, Preceived Usefulness, Social Influence

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi risiko, persepsi tingkat pendapatan, dan pengaruh sosial terhadap penggunaan QRIS pada pelaku UMKM di kawasan wisata Candi Prambanan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 93 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala likert yang disebarkan menggunakan bantuan Google Form. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode regresi linier berganda, dengan bantuan perangkat lunak SPSS sebagai alat analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat, persepsi tingkat pendapatan, dan pengaruh sosial memiliki pengaruh yang positif terhadap penggunaan QRIS. Sebaliknya, persepsi risiko tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan QRIS. Hasil temuan ini menunjukan pentingnya meningkatkan pemahaman manfaat teknologi digital serta dukungan sosial dalam mendorong adopsi QRIS di kalangan pelaku UMKM. khususnya di kawasan wisata yang memiliki potensi transaksi digital tinggi. Persepsi risiko terhadap penggunaan QRIS tidak signifikan menunjukan bahwa risiko tidak menjadi penghalang bagi UMKM untuk mengadopsi QRIS, hal ini dimungkinkan karena lebih risiko dianggap kurang signifikan dibandingkan persepsi manfaat dan kemudahan penggunaannya.

The objective of this study is to analyze the influence of perceived usefulness, perceived risk, perceived income level, and social influence on the use of QRIS among MSME actors in the Prambanan Temple tourism area. This study applies a quantitative approach involving 93 respondents who were selected using purposive sampling technique. Data were collected through a Likert scale-based questionnaire distributed with the help of Google Form. The obtained data were then analyzed using multiple linear regression method, with the assistance of SPSS software as the statistical analysis tool. The results of the study show that perceived usefulness, perceived income level, and social influence have a positive effect on the use of QRIS. Conversely, perceived risk does not show a significant influence on the use of QRIS. These findings indicate the importance of increasing the understanding of the benefits of digital technology as well as social support in encouraging QRIS adoption among MSME actors, especially in tourism areas that have high potential for digital transactions. The insignificance of perceived risk toward QRIS usage indicates that risk is not an obstacle for MSMEs to adopt QRIS. This may be because risk is considered less significant compared to perceived usefulness and ease of use.

Downloads

Published

2026-07-31

Issue

Section

Articles