PENGARUH GREEN BANKING DISCLOSURE PADA NILAI PERUSAHAAN YANG DIMODERASI OLEH GOOD CORPORATE GOVERNANCE
DOI:
https://doi.org/10.24843/Kata Kunci:
Audit Committee, Board of Commissioners Size, Firm Value, Green Banking Disclosure, Independent Commissioner, Komisaris Independen, Komite Audit, Nilai Perusahaan, Ukuran Dewan KomisarisAbstrak
Nilai suatu perusahaan bisa dilihat sebagai pandangan investor yang menilai kesuksesan perusahaan berdasarkan harga saham. Penilaian ini tidak hanya bergantung pada performa perusahaan, tetapi juga terkait dengan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. Dalam hal ini, perbankan hijau menjadi salah satu strategi bisnis di sektor perbankan yang menekankan pada pelestarian lingkungan dan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bukti empiris terkait dampak pengungkapan perbankan hijau terhadap nilai perusahaan melalui good corporate governance sebagai pemoderasi. Penelitian ini dilakukan pada seluruh bank yang terdaftar dalam periode 2021 hingga 2023 di Bursa Efek Indonesia, serta memakai teknik purposive sampling sehingga diperoleh 111 observasi yang memenuhi kriteria sebagai sampel. Analisis data dilakukan melalui Moderated Regression Analysis (MRA) dengan aplikasi SPSS. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan perbankan hijau memberikan efek positif pada nilai perusahaan dan peran komisaris independen memperkuat efek pengungkapan tersebut. Namun demikian, komite audit dan ukuran dewan komisaris tidak mampu memoderasi pengaruh pengungkapan perbankan hijau terhadap nilai perusahaan.
Firm value illustrates how investors perceive a company's overall achievements, which is frequently shown through its stock price. Nonetheless, evaluating firm value goes beyond just financial results; it also considers the company's dedication to environmental sustainability and its responsibilities toward various stakeholders, including the local community. In this regard, green banking appears as a strategic initiative within the banking sector that incorporates environmental sustainability principles into its operations. With efficient corporate governance serving as a moderating element, this research aims to offer proof of how green banking disclosure affects business worth. Utilizing a purposive sampling approach that produced 111 acceptable instances, the study focuses on banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2021 and 2023. Moderated Regression Analysis (MRA), aided by SPSS software, was used to analyze the data. The findings imply that green banking disclosure has a major impact on a company's value. Furthermore, this relationship is reinforced by the involvement of independent commissioners. In contrast, the roles of the audit committee and the overall size of the board of directors do not significantly affect how green banking disclosure influences firm value.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 I Gede Bagus Dananjaya, Ni Nyoman Sri Rahayu Trisna Dewi (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











