PENGARUH PERCEIVED ORGANISATIONAL COMMITMENT OF CO-WORKERS TERHADAP NIAT KELUAR DENGAN MEDIASI KOMITMEN AFEKTIF
DOI:
https://doi.org/10.24843/EEB.2026.v15.i06.p08Kata Kunci:
Alih Daya, Komitmen Afektif, Komitmen Organisasional, Rekan Kerja Persepsian, Niat Keluar, Affective Commitment, Commitment of Co-Workers, Outsourcing, Turnover IntentionAbstrak
Gelombang pemutusan hubungan kerja yang melanda perusahaan rintisan di Indonesia mendorong meningkatnya pengunduran diri sukarela di kalangan karyawan yang tersisa, terutama pada perusahaan yang mengalami restrukturisasi pasca akuisisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Perceived Organisational Commitment of Co-Workers (POCC) terhadap niat keluar karyawan, dengan komitmen afektif sebagai variabel mediasi. Studi dilakukan pada PT XYZ, sebuah perusahaan alih daya berbasis teknologi di Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja dalam tiga gelombang sepanjang tahun 2024. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui survei daring terhadap 160 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil pengujian menunjukkan bahwa POCC berpengaruh negatif dan signifikan terhadap niat keluar, serta komitmen afektif terbukti memediasi pengaruh tersebut secara parsial. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika sosial di lingkungan kerja, khususnya persepsi terhadap loyalitas kolektif rekan kerja, memainkan peran penting dalam membentuk keterikatan emosional individu yang pada akhirnya menentukan keputusan untuk bertahan atau meninggalkan organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan literatur turnover contagion dalam konteks industri alih daya di negara berkembang.
Waves of layoffs affecting startup companies in Indonesia have triggered a surge in voluntary resignations among remaining employees, particularly in organizations undergoing post-acquisition restructuring. This study examines the effect of perceived organisational commitment of co-workers (POCC) on employees' turnover intention, with affective commitment as a mediating variable. The research was conducted at PT XYZ, a technology-based outsourcing company in Indonesia that carried out three rounds of layoffs throughout 2024. A quantitative approach was employed through an online survey of 160 respondents selected using purposive sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4. Results indicate that POCC has a significant negative effect on turnover intention, and affective commitment partially mediates this relationship. These findings confirm that workplace social dynamics, particularly employees' perceptions of coworkers' collective loyalty, play a critical role in shaping individual emotional attachment, which ultimately influences the decision to stay or leave the organization. This study contributes to the turnover contagion literature within the context of the outsourcing industry in developing countries.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Gusti Ayu Widya Ari Cahyathi, Ni Putu Dhanan Kumaradewi M, Ida Bagus Gede Prabawa Putra Udiyana, Ni Putu Dera Yanthi (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











