HUBUNGAN ANTARA TARIF AIR DAN TINGKAT KEHILANGAN AIR PADA PERUSAHAAN AIR DI INDONESIA

Penulis

  • Ari Pradana Putra Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Depok, Indonesia Penulis
  • Riatu Mariatul Qibthiyyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Depok, Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Kata Kunci:

Indonesian water industry, Ratio of tariffs and costs, Water leakage, Water loss, Water tariffs, Industri air Indonesia, Kebocoran air, Kehilangan air, Rasio tarif dan biaya, Tarif air

Abstrak

Tingkat kehilangan air yang tinggi merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh perusahaan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio tarif rata-rata dan biaya produksi per m3 air terhadap tingkat kehilangan air pada perusahaan air di Indonesia. Kenaikan rasio tarif dan biaya dapat meningkatkan kemampuan finansial perusahaan air untuk menangani masalah kehilangan air. Namun, peningkatan kemampuan finansial belum tentu digunakan oleh perusahaan air untuk menurunkan tingkat kehilangan air. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel two-way fixed effect, memanfaatkan data hasil audit kinerja seluruh perusahaan air di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peningkatan rasio tarif dan biaya terhadap penurunan tingkat kehilangan air. Peningkatan rasio tarif dan biaya dapat dilakukan dengan meningkatkan tarif dan/atau menurunkan biaya. Temuan ini menunjukkan bahwa tarif air dapat digunakan sebagai instrumen untuk menurunkan tingkat kehilangan air. Pemerintah sebagai regulator dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk membuat kebijakan penurunan tingkat kehilangan air yang tepat dan adil bagi perusahaan air dan masyarakat.


High water loss is one of the main problems faced by water companies. This study aims to analyze the effect of the ratio of tariffs and costs on the level of water loss in water companies in Indonesia. An increase in the tariff and cost ratio can improve the financial capacity of water companies to deal with water loss problems. However, increased financial capacity is not necessarily used by water companies to reduce the level of water loss. This study uses a quantitative approach with two-way fixed effect panel data regression analysis, utilizing data from the performance audit all water companies in Indonesia. The results of the study indicate that there is an effect of increasing the tariff and cost ratio on reducing the level of water loss. Increasing the tariff and cost ratio can be done by increasing tariffs and/or reducing costs. This finding suggests that water tariffs can be used as an instrument to reduce the level of water loss. The government as a regulator can utilize the results of this study to create policies to reduce the level of water loss that are appropriate and fair for water companies and the community.

Diterbitkan

2025-11-30

Terbitan

Bagian

Articles