PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, KESESUAIAN KOMPENSASI, DAN MORALITAS INDIVIDU PADA KECENDERUNGAN KECURANGAN (FRAUD) AKUNTANSI
DOI:
https://doi.org/10.24843/EEB.2026.v15.i02.p09Kata Kunci:
Kecurangan, Kesesuaian Kompensasi, Moralitas Individu, Pengendalian Internal, Fraud, Individual Morality, Internal Control, Suitability of CompensationAbstrak
Tujuan penelitian ini ialah untuk menyelidiki secara eksperimental bagaimana moralitas individu, kontrol internal, dan gaji yang memadai mempengaruhi kecenderungan untuk melakukan kecurangan akuntansi. Sebanyak 57 koperasi simpan pinjam di Kota Denpasar menjadi objek penelitian ini. Sampel studi terdiri dari 228 responden, termasuk ketua, manajer, supervisor, dan staf di departemen keuangan koperasi, yang dipilih menggunakan metode sampling probabilitas dan sampling acak berstrata proporsional. Analisis regresi linier berganda dipakai selaku metode analisis data. Hasil studi menampakan jika kecenderungan melakukan kecurangan akuntansi dipengaruhi secara negatif oleh kontrol internal, imbalan yang memadai, dan moralitas pribadi. Penelitian ini memiliki implikasi teoritis dan praktis. Secara teoritis, studi ini cukup menunjang riset-riset lain terkait kecenderungan kecurangan (fraud) akuntansi dengan teori yang digunakan, yaitu Fraud Hexagon Theory dan Theory of Planned Behavior. Secara praktis, studi ini bisa dipakai selaku pertimbangan bagi koperasi simpan pinjam untuk memaksimalkan kegiatan aktivitas pengendalian, meningkatkan kesesuaian kompensasi, dan meningkatkan moralitas individu bagi pengurus, pengawas, maupun karyawan serta menggencarkan gerakan anti-fraud.
The purpose of this study is to experimentally investigate how individual morality, internal control, and adequate salaries influence the tendency to commit accounting fraud. A total of 57 savings and loan cooperatives in Denpasar City were the subjects of this study. The study sample consisted of 228 respondents, including chairpersons, managers, supervisors, and staff in the finance department of the cooperatives, selected using probability sampling and stratified random sampling. Multiple linear regression analysis was used as the data analysis method. The results of the study show that the tendency to commit accounting fraud is negatively influenced by internal control, adequate compensation, and personal morality. This study has theoretical and practical implications. Theoretically, this study supports other studies related to the tendency of accounting fraud using the theories used, namely the Fraud Hexagon Theory and the Theory of Planned Behavior. Practically, this study can be used as a consideration for credit unions to maximize control activities, improve compensation alignment, enhance individual morality among managers, supervisors, and employees, and intensify anti-fraud initiatives.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Komang Mega Yulian Tari, Ni Ketut Rasmini (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











