PENGARUH TUNTUTAN PEKERJAAN DAN STRES KERJA TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS KARYAWAN GEN Z DIMEDIASI DUKUNGAN SOSIAL

Penulis

  • Michael Raynold Yan Universitas Bengkulu image/svg+xml Penulis
  • Praningrum Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Kata Kunci:

Gen Z, Job Demands, Psychological Well-being, Social Support, Work Stress, Dukungan Sosial, Generasi Z, Kesejahteraan Psikologis, Stres Kerja, Tuntutan Pekerjaan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tuntutan pekerjaan dan stres kerja terhadap kesejahteraan psikologis karyawan Generasi Z di PT Forisa Nusapersada dengan mempertimbangkan peran mediasi dukungan sosial. Karyawan Generasi Z cenderung rentan terhadap tekanan kerja yang tinggi, sehingga berpotensi mengalami stres dan penurunan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner terhadap 275 responden yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan dan stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, sementara dukungan sosial berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan psikologis. Selain itu, dukungan sosial terbukti memediasi pengaruh negatif tuntutan pekerjaan dan stres kerja terhadap kesejahteraan psikologis. Penelitian ini memperkaya kajian tentang kesejahteraan psikologis karyawan Generasi Z melalui pengujian peran dukungan sosial sebagai variabel mediasi. Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang kebijakan dan strategi manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada penguatan dukungan sosial guna menjaga kesehatan mental karyawan di tengah tuntutan kerja yang tinggi.


This study aims to analyze the effects of job demands and work stress on the psychological well-being of Generation Z employees at PT Forisa Nusapersada, considering the mediating role of social support. Generation Z employees tend to be more vulnerable to high work pressure, which may lead to increased stress and a decline in psychological well-being. This study employs a quantitative approach using a questionnaire survey administered to 275 randomly selected respondents. Data analysis was conducted using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method with the assistance of SmartPLS 4 software. The results indicate that job demands and work stress have a significant negative effect on psychological well-being, while social support has a significant positive effect on psychological well-being. In addition, social support is proven to mediate the negative effects of job demands and work stress on psychological well-being. This study enriching the literature on the psychological well-being of Generation Z employees through examining social support as a mediating variable. Practically, the findings provide a basis for organizations to design human resource policies and strategies that emphasize strengthening social support to maintain employees’ mental health amid high job demands.

 

Diterbitkan

2025-11-30

Terbitan

Bagian

Articles