Urgensi Pengaturan Khusus Odontologi Forensik dalam Hukum Kesehatan Nasional Indonesia: Studi Perbandingan dengan Inggris dan Australia

Authors

  • The Gabriella Rosetika Susanto Program Studi Magister Hukum Kesehatan, Pascasarjana, Universitas Udayana Author
  • Ida Bagus Gede Fajar Manuaba Departemen Hukum Kesehatan, Fakultas Hukum, Universitas Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/JMHU.2026.v15.i02.p05

Abstract

Odontologi forensik memiliki peran strategis dalam sistem peradilan, khususnya dalam proses identifikasi korban dan pembuktian ilmiah melalui bukti dental. Namun di Indonesia, praktik ini belum didukung oleh regulasi khusus yang komprehensif sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan keterbatasan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengaturan khusus odontologi forensik dalam hukum kesehatan nasional Indonesia melalui studi perbandingan dengan Inggris dan Australia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan komparatif, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki dasar hukum umum terkait penggunaan keterangan ahli dan rekam medis sebagai alat bukti, tetapi belum memiliki standardisasi nasional dan integrasi sistem yang memadai. Sebaliknya, Inggris menekankan validasi ilmiah melalui pedoman profesional dan sistem common law, sedangkan Australia memiliki kerangka hukum yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan khusus yang mencakup standardisasi, kompetensi, dan integrasi sistem guna meningkatkan kepastian hukum serta efektivitas pembuktian dalam sistem peradilan di Indonesia.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Urgensi Pengaturan Khusus Odontologi Forensik dalam Hukum Kesehatan Nasional Indonesia: Studi Perbandingan dengan Inggris dan Australia. (2026). Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 15(2), 308-325. https://doi.org/10.24843/JMHU.2026.v15.i02.p05