Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Gotong Royong Terhadap Dana Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa) di Kecamatan Bengalon
DOI:
https://doi.org/10.24843/JMHU.2025.v14.i04.p13Abstract
The Bengalon district's success in implementing Village Direct Cash Assistance Funds from 2021 to 2024 demonstrates the effectiveness of this policy in providing social assistance to those impacted by the pandemic. Overall, the Village Direct Cash Assistance Funds program has significantly alleviated the economic pressure caused by the pandemic. However, steps are needed to ensure this policy's long-term impact, combining direct assistance with economic empowerment to reduce dependency and increase beneficiaries' independence in the long term. This study aims to analyze the strategic empowerment of economic activities based on gotong royong in the use of Village Direct Cash Assistance Funds by communities affected by the pandemic in villages across the Bengalon district. The research approach used is qualitative and employs a qualitative descriptive method. The results of this study are as follows: The Bengalon Direct Cash Assistance program's impact on beneficiary families during the pandemic is concerning. Data indicate that beneficiaries have become excessively reliant on Village Direct Cash Assistance Funds distributions, which could impede their progress towards economic independence after the pandemic. Therefore, efforts are needed to empower the economy based on gotong royong to reduce dependence and increase the independence of beneficiaries in the long term.
Pelaksanaan Bantuan langsung tunai Desa di Kecamatan Bengalon tahun 2021 hingga 2024 membuktikan bahwa pelaksanaan kebijakan ini berjalan dengan baik dan berhasil dalam penyaluran bantuan sosial guna membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Secara keseluruhan, kebijakan bantuan langsung tunai Desa memberikan kontribusi besar dalam meredakan tekanan ekonomi yang bersumber dari pandemi ini. Namun, terkait keberlanjutan dampak dari kebijakan ini langkah-langkah strategis sangat dibutuhkan, yang memadukan bantuan langsung dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk mengurangi ketergantungan dan meningkatkan kemandirian penerima manfaat dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategis pemberdayaan ekonomi berbasis gotong royong terhadap penggunaan dana Bantuan Langsung Tunai Desa pada masyarakat terdampak covid-19 di desa se-Kecamatan Bengalon. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu, Implikasi dari pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai Desa terhadap keluarga penerima manfaat di Kecamatan Bengalon pada masa pandemi covid-19 menunjukkan adanya tanda-tanda bahwa penerima manfaat terlalu bergantung pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa dan dapat menghambat segala upaya masyarakat untuk kembali mandiri secara ekonomi pascapandemi sehingga dampak dari kebijakan ini diperlukan upaya pemberdayaan ekonomi yang berbasis gotong royong untuk mengurangi ketergantungan dan meningkatkan kemandirian penerima manfaat dalam jangka panjang.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Langgeng Saputra, Ipah Ema Jumiati, Florentina Ratih Wulandari (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

