GAMBARAN HARGA DIRI PADA REMAJA PUTRI YANG MELAKUKAN SEKS PRANIKAH
DOI:
https://doi.org/10.24843/Abstrak
Perilaku seks pranikah dikalangan remaja pada saat ini menunjukkan angka yang tinggi. Pada remaja putri, perilaku
seksual pranikah yang dilakukan dapat berakibat negatif salah satunya yaitu rendahnya harga diri. Harga diri adalah
pandangan keseluruhan dari individu tentang dirinya sendiri. Bagaimana seseorang memaknai dirinya dan seberapa
jauh dia merasa puas terhadap gambaran dirinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat gambaran
harga diri pada remaja putri yang melakukan seks pranikah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan desain penelitian fenomenologi. Responden dalam penelitian ini yaitu remaja putri yang berjumlah tiga orang.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dua dari tiga responden mengalami dampak yang negatif setelah
melakukan hubungan seks pranikah dan berada pada tahap harga diri rendah. Responden yang ketiga berada pada
tahap harga diri tinggi karena hubungan seks pranikah tidak mempengaruhi harga diri responden.
Kata Kunci: seks pranikah, remaja putri, harga diri.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Psikologi Udayana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





