Hubungan Doomscrolling Terhadap Self-harm Pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v12.i01.p01Kata Kunci:
Doomscrolling, Remaja, Self-harmAbstrak
Self-harm adalah perilaku menyakiti sendiri dengan sengaja untuk mengekspresikan emosi negatif dalam diri untuk mengatasi tekanan emosional tanpa niat untuk bunuh diri. Perkembangan teknologi dan media sosial memberi pengaruh pada perkembangan psikologis remaja. Doomscrolling merupakan perilaku yang mengonsumsi berita negatif secara kompulsif dan esesif pada media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara Doomscrolling terhadap Self-harm pada remaja di Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi. Instrumen penelitian ini menggunakan Doomscrolling scale dan Self-harm invertory. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 200 responden remaja yang berusia 12 – 21 tahun di Banjarmasin. Hasil dari Uji korelasi menggunakan Pearson’s r sebesar 0,558 dengan ( < 0.001), artinya adanya hubungan positif yang signifikan antara Doomscrolling terhadap Self-harm pada remaja di Banjarmasin. Dapat disimpulkan bahwa Doomscrolling berpotensi sebagai faktor risiko meningkatkan Self-harm. Penelitian ini diharapkan memperkaya referensi empiris dan menjadi dasar penelitian lebih lanjut.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Psikologi Udayana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





