Regulasi Emosi dan Kualitas Kehidupan Kerja Karyawan: Peran Cognitive Reappraisal dan Expressive Suppression
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v13.i02.p4Kata Kunci:
cognitive reappraisal; expressive suppression; karyawan; kualitas kehidupan kerja; regulasi emosiAbstrak
Sumber daya manusia merupakan aset penting yang berperan dalam pencapaian tujuan untuk keberhasilan organisasi. Namun demikian, dalam menjalankan perannya, karyawan dihadapkan pada berbagai tuntutan dan kompleksitas pekerjaan yang dapat meningkatkan tekanan psikologis. Tekanan psikologis dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti: kecemasan, kemarahan, maupun kelelahan emosional. Dalam kondisi tersebut, kemampuan regulasi emosi yang adaptif diperkirakan dapat membantu individu mengelola tekanan psikologis sekaligus mempertahankan kualitas kehidupan kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan kualitas kehidupan kerja pada karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Responden penelitian adalah 101 orang dengan status karyawan tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi secara simultan berperan signifikan dalam menjelaskan variasi kualitas kehidupan kerja (p = <.001; R² = .256). Secara individual, cognitive reappraisal menunjukkan kontribusi positif dan signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja (β = .505; p < .001), sedangkan expressive suppression tidak menunjukkan kontribusi yang signifikan (β = .006; p = .949). Implikasi penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam mengembangkan program pelatihan cognitive reappraisal untuk membantu karyawan memaknai kembali situasi kerja yang menimbulkan tekanan dan merespons tuntutan pekerjaan secara lebih adaptif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Psikologi Udayana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





