Dukungan Sosial pada Pasangan Pada Gelahang
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2018.v05.i02.p08Abstract
Perkawinan pada gelahang merupakan bentuk perkawinan adat Bali yang baru dan berbeda dengan bentuk perkawinan adat Bali lain. Perbedaan terletak pada pelaksanaan kewajiban ganda karena suami dan istri sama-sama berstatus purusa. Kewajiban ganda ini memunculkan beberapa beban yaitu beban ekonomi, beban ngayah dan masalah anak. Dukungan sosial dapat diberikan untuk meringankan beban pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dukungan sosial pada pasangan pada gelahang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Responden dalam penelitian ini adalah enam orang yang merupakan suami istri yang telah menjalani perkawinan pada gelahang dan tinggal di Kabupaten Tabanan. Pengumpulan data dilakukandengan cara melakukan wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan carareduksi data, penyajikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu sumber dukungan sosial pada pasangan pada gelahangadalah keluarga, teman, masyarakat dan aparat adat. Bentuk dukungan yang diterima antara lain dukungan instrumental, dukungan informasi, dukungan emosi dan dukungan persahabatan. Manfaat dukungan sosial yang sudah diterima oleh pasangan seperti meringankan beban perkawinan, membuat pasangan merasa tenang, membuat pasangan termotivasi untuk tetap menjalani perkawinan pada gelahang, membantu pasangan dalam menemukan solusi permasalahan, membuat pasangan merasa senang, mengurangi pengeluaran, membuat pasangan merasa lebih dihargai serta membuat pasangan yakin untuk memilih perkawinan pada gelahang.
Kata Kunci: dukungan sosial, perkawinan pada gelahang
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Psikologi Udayana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





