Peran kekuatan karakter harapan, spiritualitas dan kebaikan terhadap resiliensi penduduk di pemukiman kumuh di Denpasar Barat
DOI:
https://doi.org/10.24843/Abstract
Studi pendahuluan menunjukkan bahwa salah satu faktor psikologis yang dimiliki oleh penduduk di pemukiman kumuh Denpasar Barat untuk bertahan hidup adalah resiliensi. Resiliensi adalah kemampuan individu untuk mengatasi dan meningkatkan ketahanan diri terhadap situasi yang menekan dan traumatis dalam kehidupannya. Karakteristik personal yang membentuk resiliensi adalah kekuatan karakter. Kekuatan karakter adalah proses dan mekanisme yang mendasari dan menggambarkan nilai kebajikan dalam diri manusia yang memungkinkan individu berkembang dan memiliki kehidupan yang baik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada peran Kekuatan karakter Harapan, Spiritualitas dan Kebaikan terhadap resiliensi penduduk di pemukiman di Denpasar Barat. Subjek penelitian adalah 110 penduduk pemukiman kumuh yang berusia 25-60 tahun. Kekuatan karakter Harapan, Spiritualitas, dan Kebaikan diukur dengan skala VIA-Character Strength milik Peterson dan Seligman. Metode regresi berganda digunakan untuk menganalisa data penelitian. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa Kekuatan karakter Harapan, Spiritualitas, dan Kebaikan secara bersama-sama berperan terhadap resiliensi . Artinya secara bersama-sama ketiga variabel memberikan pengaruh sebesar 56%. Kekuatan karakter Harapan dan Spiritualitas masing-masing berperan terhadap resiliensi secara signifikan (p<0.05) namun tidak demikian halnya dengan Kekuatan karakter Kebaikan (p>0.05). Temuan ini dapat diaplikasikan untuk meningkatkan resiliensi penduduk dalam berbagai komunitas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Psikologi Udayana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





