Penerimaan ibu terhadap kondisi anak down syndrome

Authors

  • Kadek Pradnya Paramita Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana Author
  • I Gusti Ayu Putu Wulan Budisetyani Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Abstract

Down syndrome merupakan merupakan suatu kumpulan gejala dari abnormalitas kromosom, biasanya kromosom 21 yang tidak dapat memisahkan diri selama periode pembelahan sel (meiosis) sehingga anak akan mempunyai kromosom 21 yang berlebih atau sering disebut dengan trisomi 21. Penerimaan  ibu penting karena berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak agar lebih maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses ibu menerima  bahwa telah melahirkan anak down syndrome. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah seorang ibu yang memiliki anak down syndrome yang berjenis kelamin laki-laki dan merupakan anak laki-laki satu-satunya dikeluraga. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses menuju penerimaan yang dialami oleh ibu dengan anak down syndrome yaitu shock (terkejut), menyangkal (denial), anger (perasaan marah), bargaining (tawar-menawar), depresi, dan penerimaan diri (acceptance). Gambaran penerimaan ibu terhadap kondisi anak diantaranya mampu menerima anaknya secara utuh, membimbing anak menjadi lebih mandiri, dan mengarahkan anak pada potensi yang dimiliki. Faktor yang mendukung penerimaan ibu yaitu dukungan pasangan, kesadaran akan karma, religiusitas, merasa tidak berjuang sendirian, dan menyadari usia ibu merupakan salah satu faktor penyebab down syndrome.

Published

2020-08-30

How to Cite

Penerimaan ibu terhadap kondisi anak down syndrome. (2020). Jurnal Psikologi Udayana. https://doi.org/10.24843/