The Dilemma of Paid Verified Account: Studi Psikologi terhadap Korban Spoofing dalam X dan Telegram

Authors

  • Tegar Adji Putra Pamungkas Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Adinda Zidna Fauzateni Author
  • Putri Ambar Sari Author
  • Afriza Animawan Arifin Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v12.i02.p01

Keywords:

bias kepercayaan, fitur verifikasi berbayar, spoofing

Abstract

Perubahan kebijakan verifikasi akun berbayar di media sosial, seperti X dan Telegram, telah menggeser makna tanda centang biru dari simbol keaslian menjadi simbol yang dapat dibeli. Fenomena ini menimbulkan dampak psikologis baru, di mana pengguna cenderung mempercayai akun bercentang biru tanpa mempertimbangkan validitas identitas pemiliknya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana fitur verified account berbayar memengaruhi pembentukan persepsi kepercayaan korban terhadap pelaku spoofing di media sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan empat partisipan yang pernah menjadi korban penipuan daring melalui akun bercentang biru di X dan Telegram. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu: (1) Merasa Aman dengan Simbol Digital, yang mencerminkan trust bias terhadap simbol digital; (2) Profesionalitas Semu sebagai Dasar Kepercayaan, seperti mirror communication dan social proof palsu, serta (3) Ilusi dalam Pengambilan Keputusan, berupa pengaruh internal korban. Simbol centang biru terbukti berfungsi sebagai false trust cue yang menipu mekanisme penilaian sosial pengguna. Secara praktis, temuan ini menekankan pentingnya literasi psikologis dan digital, serta mendorong platform media sosial untuk membedakan secara visual antara verifikasi asli dan verifikasi berbayar guna mengurangi risiko penipuan daring

Published

2025-10-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

The Dilemma of Paid Verified Account: Studi Psikologi terhadap Korban Spoofing dalam X dan Telegram. (2025). Jurnal Psikologi Udayana, 12(2). https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v12.i02.p01