The Dilemma of Paid Verified Account: Studi Psikologi terhadap Korban Spoofing dalam X dan Telegram
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v12.i02.p01Keywords:
bias kepercayaan, fitur verifikasi berbayar, spoofingAbstract
Perubahan kebijakan verifikasi akun berbayar di media sosial, seperti X dan Telegram, telah menggeser makna tanda centang biru dari simbol keaslian menjadi simbol yang dapat dibeli. Fenomena ini menimbulkan dampak psikologis baru, di mana pengguna cenderung mempercayai akun bercentang biru tanpa mempertimbangkan validitas identitas pemiliknya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana fitur verified account berbayar memengaruhi pembentukan persepsi kepercayaan korban terhadap pelaku spoofing di media sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan empat partisipan yang pernah menjadi korban penipuan daring melalui akun bercentang biru di X dan Telegram. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu: (1) Merasa Aman dengan Simbol Digital, yang mencerminkan trust bias terhadap simbol digital; (2) Profesionalitas Semu sebagai Dasar Kepercayaan, seperti mirror communication dan social proof palsu, serta (3) Ilusi dalam Pengambilan Keputusan, berupa pengaruh internal korban. Simbol centang biru terbukti berfungsi sebagai false trust cue yang menipu mekanisme penilaian sosial pengguna. Secara praktis, temuan ini menekankan pentingnya literasi psikologis dan digital, serta mendorong platform media sosial untuk membedakan secara visual antara verifikasi asli dan verifikasi berbayar guna mengurangi risiko penipuan daring
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Psikologi Udayana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





