Intervensi Konseling Kelompok Untuk Melatih Regulasi Emosi Pada Siswa SMP A
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2024.v11.i02.p04Abstract
Permasalahan regulasi emosi pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih menjadi tantangan penting dalam perkembangan psikososial
remaja, sementara secara ideal siswa diharapkan mampu mengelola emosi secara adaptif guna menunjang keberhasilan akademik dan hubungan
sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis pelaksanaan konseling kelompok dalam melatih regulasi emosi pada
siswa SMP A. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu menggunakan satu kelompok prestest dan
posttest.Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive dengan tahapan awal pemberian tes Strengths and Difficulties Questionnaire
(SDQ) kepada 64 siswa, yang kemudian diperoleh 6 siswa dengan skor tinggi pada aspek permasalahan emosi sebagai subjek penelitian. Intervensi
konseling kelompok dilaksanakan dalam beberapa sesi terstruktur yang berfokus pada pengenalan emosi, pengelolaan emosi, dan pengembangan
strategi coping adaptif. Hasil perolehan data pretest dan posttest secara kuantitatif dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Mann Whitney.
Berdasarkan uji analisis statistik diperoleh nilai mean pada pre-test sebesar 72.33 sedangkan untuk nilai mean pada post-test sebesar 93.33. Hal
ini menunjukkan secara deskriptif terdapat perubahan pada peserta kelompok mengenai regulasi emosi antara sebelum dan sesudah mengikuti
terapi kelompok. Pada hasil analisis statistic diperoleh nilai correlation = 0.888 dan nilai signifikansi p=0.003 (p<0.05) yang artinya bahwa dari
hasil intervensi memiliki korelasi dan perubahan yang signifikan yang dialami oleh peserta antara sebelum dan setelah mengikuti terapi kelompok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok memberikan perubahan positif pada kemampuan regulasi emosi siswa, yang ditandai
dengan meningkatnya kesadaran emosi, kemampuan mengontrol respons emosional, serta keterampilan mengekspresikan emosi secara lebih
adaptif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dapat menjadi alternatif layanan efektif dalam membantu siswa
mengembangkan regulasi emosi di lingkungan sekolahHal ini menunjukkan secara deskriptif terdapat perubahan pada peserta kelompok mengenai
regulasi emosi antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi kelompok.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Psikologi Udayana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





