Makna Pengalaman Kerja Pelayan Perempuan dalam Praktik Kopi Pangku: Studi Interpretative Phenomenological Analysis
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v13.i02.p5Keywords:
pelayan perempuan; kopi pangku; pengalaman psikologis; emotional labor; Interpretative Phenomenological Analysis.Abstract
Praktik warung kopi pangku menghadirkan pengalaman kerja yang kompleks bagi perempuan yang bekerja sebagai pelayan, terutama karena tuntutan ekonomi, interaksi interpersonal, dan stigma sosial yang melekat pada pekerjaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman psikologis dan pemaknaan pelayan perempuan terhadap keterlibatan mereka dalam praktik warung kopi pangku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan penelitian terdiri dari lima pelayan perempuan yang bekerja di warung kopi pangku di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis melalui tahapan initial noting, pengembangan emergent themes, serta penyusunan superordinate themes. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu desakan ekonomi dan kerentanan keluarga, emotional labor dan negosiasi batas diri, stigma sosial dan negosiasi identitas, solidaritas sebagai ruang aman, serta agensi dan pemaknaan pekerjaan. Para partisipan memaknai pekerjaan tersebut terutama sebagai strategi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Dalam menjalankan pekerjaan, mereka mengelola ekspresi emosi untuk memenuhi tuntutan pelayanan sekaligus menetapkan batas personal guna menjaga kenyamanan dan harga diri. Stigma sosial terhadap pekerjaan juga mendorong munculnya strategi coping, termasuk mengabaikan penilaian negatif dan memisahkan identitas pekerjaan dengan peran dalam kehidupan keluarga. Temuan menunjukkan bahwa pengalaman bekerja sebagai pelayan warung kopi pangku tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga melibatkan proses negosiasi emosi, batas personal, dan identitas dalam menghadapi stigma sosial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Psikologi Udayana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





