Konstruksi Alat Ukur Pantang Menyerah Prajurit TNI Angkatan Udara (IMPI-P32)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2022.v09.i02.p01Abstrak
Prajurit TNI Angkatan Udara merupakan populasi yang dihadapkan pada berbagai stresor, seperti pendidikan militer, evaluasi performa secara kontinyu, dan tuntutan untuk menampilkan performa optimal di bahwah situasi yang ambigu dan bahaya. Dengan demikian, prajurit TNI Angkatan Udara perlu untuk memiliki karakter yang membuatnya dapat bertahan di situasi sulit tersebut. Pantang menyerah merupakan trait yang dicirikan dengan hardiness tinggi, kemampuan melakukan koping adaptif, serta efikasi diri tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun alat ukur yang mengukur trait pantang menyerah prajurit TNI Angkatan Udara (IMPI-P32). IMPI-P32 terdiri atas 32 aitem yang mengukur tiga aspek pantang menyerah. Sebanyak 394 prajurit aktif TNI Angkatan udara berpartisipasi dalam penelitian ini. Validitas alat ukur diuji dengan menggunakan validitas konten dan validitas konstrak. Hasil dari penghitungan validitas konten dan konstrak menunjukkan bahwa IMPI-P32 memiliki validitas konten dan validitas konstrak yang diharapkan. Selain itu, seluruh aitem IMPI-P32 juga memiliki indeks korelasi aitem total yang dapat diterima. Melalui analisis reliabilitas dengan menggunakan formula Spearman-Brown, diketahui bahwa alat ukur ini memiliki koefisien reliabilitas di atas 0.90. Hasil ini membuktikan bahwa IMPI-P32 memiliki properti psikometrik yang baik, sehingga IMPI-P32 dapat digunakan dalam pemetaan kepribadian TNI Angkaran Udara yang sesuai dengan budaya militer Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Psikologi Udayana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





