Konseling kelompok untuk menurunkan kecemasan pada orang tua anak berkebutuhan khusus
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2022.v09.i02.p07Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok untuk menurunkan kecemasan pada orang tua anak berkebutuhan khusus. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design yang melibatkan 2 kelompok subjek yang ditempatkan secara random dan diukur sebanyak tiga kali (pretest, posttest, follow up dalam 14 hari setelah perlakuan). Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang tua anak berkebutuhan khusus yang berada dalam kategori kecemasan ringan hingga berat. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Metode yang digunakan wawancara, observasi dan skala HARS (Hamilton Rating Scale for Anxiety). Teknik analisis yang digunakan menggunakan Wilxocon dan Mann Whitney. Hasil analisis yang diperoleh Mann Whitney skor follow up diperoleh Z = 2.530 (p<0.050) yang artinya tingkat kecemasan kelompok eksperimen setelah diberi konseling kelompok lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi konseling kelompok. Hasil Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasaan sebelum dan sesudah pemberian konseling kelompok pada kelompok eksperimen Z= 2.060 (p<0.050) menunjukkan adanya penurunan kecemasan sebelum dan sesudah konseling kelompok, begitu juga setelah 14 hari pemberian konseling kelompok didapatkan hasil Z = 2.121 (p<0.050) menunjukkan penurunan kembali tingkat kecemasan setelah 14 hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok sebagai salah satu cara untuk menurunkan kecemasan orang tua pada anak berkebutuhan khusus.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Psikologi Udayana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





