Resiliensi Orang Tua yang Kehilangan Anak (Studi Kasus: Anak Tenggelam di Desa Tanjung Tambak Baru)

Penulis

  • Yogi Universitas Penulis
  • Desy Arisandy Universitas Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v12.i01.p02

Kata Kunci:

resiliensi, kehilangan, tenggelam

Abstrak

Penelitian ini mengkaji dinamika resiliensi orang tua pada individu yang mengalami kehilangan anak akibat tenggelam, suatu peristiwa traumatis yang memicu duka mendalam dan tekanan psikologis yang signifikan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana orang tua membangun kembali resiliensi mereka serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkontribusi dalam proses tersebut. Penelitian ini mengisi kesenjangan dalam literatur yang selama ini lebih banyak menekankan resiliensi pada mahasiswa atau penyintas bencana, sementara resiliensi orang tua dalam konteks kehilangan anak, khususnya di wilayah pedesaan, masih relatif kurang dikaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan melibatkan dua partisipan yang berasal dari Desa Tanjung Tambak Baru. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan mengalami duka yang intens, namun menempuh jalur pemulihan yang berbeda: satu partisipan lebih mengandalkan dukungan eksternal seperti keluarga dan masyarakat, sedangkan partisipan lainnya memanfaatkan kekuatan internal berupa refleksi diri, regulasi emosi, dan spiritualitas. Pada akhirnya, kedua partisipan mencapai tahap penerimaan dan mampu beradaptasi dengan kehidupan setelah kehilangan anak.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-17

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Resiliensi Orang Tua yang Kehilangan Anak (Studi Kasus: Anak Tenggelam di Desa Tanjung Tambak Baru). (2025). Jurnal Psikologi Udayana, 12(1). https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v12.i01.p02