PENERAPAN INTERVENSI KESEHATAN MENTAL BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL PADA LANSIA: A SCOPING REVIEW

Penulis

  • Eko Sudrajat Universitas Paramadina image/svg+xml Penulis
  • Septian Odie Saputra Universitas Paramadina Penulis
  • Syarah Nadiva Universitas Paramadina Penulis
  • Citra Epina Indatirani Universitas Paramadina Penulis
  • Febrio Hasta Pratama Universitas Paramadina Penulis
  • Luvy Maydelar Universitas Paramadina Penulis
  • Fatchiah Kertamuda Fatchiah Kertamuda Penulis
  • Devi Wulandari Universitas Paramadina Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JPU.2026.v13.i01.p04

Abstrak

Lansia merupakan kelompok rentan yang menghadapi tantangan kesehatan mental yang signifikan, sementara akses terhadap layanan konvensional sering terhambat oleh stigma, jarak geografis, dan kurangnya tenaga ahli. Teknologi digital menawarkan solusi alternatif yang potensial, namun bukti mengenai penerapan, efektivitas, dan faktor penentu keberhasilannya pada populasi lansia masih terfragmentasi. Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti empiris terkini mengenai bentuk, efektivitas, dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi intervensi kesehatan mental berbasis teknologi digital pada lansia. Kajian ini mengikuti kerangka metodologis Arksey & O'Malley (2005) dengan pelaporan sesuai PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan di database Scopus dan PubMed untuk publikasi tahun 2025 menggunakan kombinasi kata kunci terkait lansia, intervensi digital, dan kesehatan mental. Kriteria inklusi meliputi studi empiris pada lansia ≥60 tahun dengan intervensi utama berbasis teknologi di setting komunitas atau rumah. Dari 243 catatan yang diidentifikasi, 4 studi memenuhi kriteria inklusi. Studi-studi tersebut meliputi intervensi blended (tatap muka dan digital), konsultasi video terintegrasi, program yoga via telehealth, dan aplikasi kesehatan digital dengan dukungan "Perawat Digital". Hasil menunjukkan bahwa intervensi digital, terutama yang bersifat blended atau didukung pendampingan manusia, dapat diterima dengan baik dan menunjukkan potensi efektivitas dalam mengubah perilaku kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan psikososial. Faktor kunci keberhasilan meliputi desain antarmuka yang sesuai usia (age-friendly), dukungan teknis aktif, dan integrasi dengan layanan kesehatan primer. Namun, bukti mengenai efektivitas klinis jangka panjang masih terbatas. Dapat disimpulkan bahwa intervensi kesehatan mental berbasis teknologi digital layak dan berpotensi efektif untuk lansia, dengan keberhasilan yang sangat bergantung pada faktor kontekstual dan implementasi yang mendukung. Diperlukan lebih banyak penelitian dengan desain yang lebih ketat dan sampel yang beragam untuk memperkuat bukti yang ada.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-19

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENERAPAN INTERVENSI KESEHATAN MENTAL BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL PADA LANSIA: A SCOPING REVIEW. (2026). Jurnal Psikologi Udayana, 13(1). https://doi.org/10.24843/JPU.2026.v13.i01.p04