Bertahan Atau Pergi? Peran Budaya Organisasi Terhadap Turnover Intention Karyawan Generasi Milenial
DOI:
https://doi.org/10.24843/JPU.2025.v12.i01.p03Abstrak
Penelitian ini mengkaji meningkatnya turnover intention pada karyawan Generasi Y (milenial), yaitu individu yang lahir antara
tahun 1981-1996, yang saat ini mendominasi angkatan kerja Indonesia dalam konteks bonus demografi. Generasi ini memiliki
karakteristik khas, seperti orientasi pada pekerjaan bermakna, kebutuhan akan pengembangan karier yang cepat, keseimbangan
kerja-kehidupan, serta preferensi terhadap lingkungan kerja yang kolaboratif dan suportif. Ketidaksesuaian antara karakteristik
tersebut dengan budaya organisasi yang kurang adaptif, terutama dalam aspek inovasi, komunikasi, dan kepercayaan, dapat
memicu niat berpindah kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi dan turnover
intention pada karyawan milenial. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 130 responden
melalui skala tervalidasi dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan hubungan negatif signifikan (r =
-0,656; p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 66,6%. Secara deskriptif, 88,5% responden mempersepsikan budaya organisasi
negatif dan 80% memiliki turnover intention tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya keselarasan nilai organisasi dengan
karakteristik Generasi Y dalam meningkatkan retensi karyawan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Psikologi Udayana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





