FACTORS ASSOCIATED WITH THE OCCURRENCE OF ATOPIC DERMATITIS IN CHILDREN

Penulis

  • Andi Putri Aulia Universitas Muslim Indonesia image/svg+xml Penulis
  • Dian Amelia Abdi Penulis
  • A.Husni Esa Darussalam Penulis
  • Nurelly N. Waspodo Penulis
  • Lisa Yuniati Penulis

Kata Kunci:

dermatitis atopik, anak, faktor determinan

Abstrak

Dermatitis atopik merupakan kondisi inflamasi kulit kronik yang sering ditemukan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan determinan yang berhubungan dengan dermatitis atopik pada anak di Balai Kesehatan Kulit, Kelamin, dan Kosmetika Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel terdiri atas 61 anak berusia 0–18 tahun yang telah didiagnosis dermatitis atopik dan memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh melalui rekam medis dan kuesioner yang mencakup faktor genetik, faktor pencetus, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan (50,82%) dan berada pada kelompok usia 2–12 tahun (59,02%). Faktor genetik ditemukan pada 62,30% responden, dengan riwayat keluarga dermatitis atopik sebagai indikator yang paling banyak dilaporkan (59,02%). Faktor pencetus terdapat pada 67,21% responden, dengan gejala yang umumnya muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu. Faktor lingkungan ditemukan pada 52,46% responden, terutama ventilasi buruk dan paparan suhu ruangan ekstrem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor genetik, faktor pencetus, dan faktor lingkungan hadir pada anak-anak yang didiagnosis dermatitis atopik di lokasi penelitian.

Biografi Penulis

  • Dian Amelia Abdi

    Department of Dermatology and Venereology, Faculty of Medicine, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

  • A.Husni Esa Darussalam

    Department of Pediatrics, Faculty of Medicine, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

  • Nurelly N. Waspodo

    Department of Dermatology and Venereology, Faculty of Medicine, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

  • Lisa Yuniati

    Department of Dermatology and Venereology, Faculty of Medicine, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

File Tambahan

Diterbitkan

2026-03-05