Hubungan Kebiasaan Berjalan Kaki dengan Kesehatan Kardiovaskular pada Pekerja Kantoran
Keywords:
berjalan kaki; kesehatan kardiovaskular; pekerja kantoranAbstract
Pekerja kantoran umumnya memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah akibat dominasi aktivitas duduk selama jam kerja, sehingga berisiko mengalami gangguan kesehatan kardiovaskular, sementara berjalan kaki merupakan aktivitas fisik ringan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan berjalan kaki dengan kesehatan kardiovaskular pada pekerja kantoran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) yang melibatkan 165 pekerja kantoran. Kebiasaan berjalan kaki dinilai berdasarkan frekuensi, durasi, dan intensitas, sedangkan kesehatan kardiovaskular dinilai melalui pengukuran tekanan darah, denyut jantung istirahat, dan kebugaran kardiovaskular. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan berjalan kaki dengan kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan (p < 0,001; r = 0,302) dengan kekuatan hubungan lemah dan arah positif. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebiasaan berjalan kaki dengan tekanan darah (p = 0,091; r = 0,132). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan berjalan kaki dengan denyut jantung istirahat (p = 0,005; r = 0,216) dan kebugaran kardiovaskular (p < 0,001; r = 0,348). Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan berjalan kaki berhubungan dengan kesehatan kardiovaskular pada pekerja kantoran, terutama pada aspek denyut jantung istirahat dan kebugaran kardiovaskular.







