CHARACTERISTICS OF COLON OBSTRUCTION AMONG PATIENTS WITH COLORECTAL CANCER IN PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH GENERAL HOSPITAL DENPASAR 2021-2022

Penulis

  • Christine Natalia Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Penulis
  • Yuliana Department of Anatomy , Faculty of Medicine , Udayana University Penulis
  • Gede Wirata Department of Anatomy , Faculty of Medicine , Udayana University Penulis
  • Jaqueline Sudiman Department of Anatomy , Faculty of Medicine , Udayana University Penulis

Kata Kunci:

Kanker kolorektal, Obstruksi kolon, RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, Studi potong lintang

Abstrak

Obstruksi usus besar (LBO) yang ditandai dengan penyumbatan lumen usus besar, dapat menyebabkan komplikasi berat seperti iskemia usus atau perforasi. Kanker kolorektal (KKR) merupakan masalah kesehatan yang signifikan secara global. Kasus LBO pada pasien KKR dikaitkan dengan prognosis pasien yang buruk. Walau demikian, banyak penelitian menunjukkan data dan temuan yang inkonsisten mengenai faktor risiko LBO pada KKR. Mengetahui karakteristik obstruksi kolon pada pasien kanker kolorektal obstruktif di RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar periode 2021-2022. Studi potong-lintang deskriptif dilakukan. Sampel terdiri dari 70 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dengan data yang dikumpulkan adalah faktor demografi, riwayat medis, dan presentasi klinis. Temuan mengungkapkan bahwa mayoritas demografi dari peserta penelitian merupakan laki-laki (71.4%), usia 50-69 tahun (67.1%), dan IMT ideal (52.9%). Berdasarkan presentasi klinis, mayoritas subjek (45.7%) memiliki stadium KKR TxNxM1 (stadium IV) tanpa adanya riwayat masalah gastrointestinal (52.9%). Sebagian besar pasien juga menunjukkan obstruksi parsial (71,4%), dengan lokasi di rektal sebagai lokasi yang paling umum (42.9%). Penelitian ini menunjukkan karakteristik demografi dan klinis dari LBO pada pasien dengan KKR obstruktif. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor risiko tambahan, termasuk gaya hidup dan pola makan (diet), untuk meningkatkan strategi pencegahan dan manajemen klinis untuk populasi pasien ini.

File Tambahan

Diterbitkan

2026-08-11