Hypocrite : Moral Legal Criticism of State Officials

Penulis

  • Yogi Prasetyo universitas muhammadiyah ponorogo Penulis
  • Aries Isnandar Universitas Muhammadiyah Ponorogo Penulis
  • Ucuk Agiyanto Universitas Muhammadiyah Ponorogo Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/KP.2025.v47.i03.p06

Kata Kunci:

Hypocrisy, Criticism, Legal Morality, State Officials

Abstrak

This study examines the hypocritical attitudes of officials in this country from a critical juridical perspective with a moral dimension. The method used in this study is a literature study method with a legal philosophy approach. This study also uses relevant empirical and normative legal data to support the research. The urgency of this research is the increasingly disturbing hypocritical attitudes of officials in this country, which have a negative impact on the life of the nation. Law is an instrument that plays a crucial role in improving this situation. This research differs from previous research that has focused more on the study of cases of violations of positive law by state officials. Meanwhile, this study has a critical dimension through legal morality towards the hypocritical attitudes of officials. The novelty of this research is also evident in the issue of hypocrisy of officials, which is the main topic of study, rather than violations of laws and regulations. The dimension of moral attitudes that is rarely touched by the law becomes a separate and different study in this study.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Books

Abdul Aziz Nasihuddin, Teori Hukum Pancasila, Angewandte Chemie International Edition.Tasikmalaya: CV Elvaretta Buana, 2024.

Mahlil Adriaman, Pengantar Metode Penelitian Ilmu Hukum. Sumbar: Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2024.

Muhaimin, Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.

Journals

Agnes Tika, Dian Aulia, dan Tarisya Arliani Munandar, “Pemenuhan Hak dan Kewajiban Warga Negara yang Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila,” Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora 1, no. 2 (2024): 161–68.

Ahmad Fauzan, Yenrizal, Raegen Harahap, “Kontradiksi antara Keulamaan dan Peran Politik Analisis Syofwatillah Mohzaib Selama menjadi Anggota DPR RI Sumatera Selatan Periode 2014-2019,” Journal Studi Ilmu Politik 1, no. 1 (2022): 1.

Aminullah, “Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Menyikapi Kerisis Moral di Kalangan Genarasi Muda di Era Milineal,” JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala 7, no. 2 (2022): 506.

Andreas Maurenis Putra, "Sejumlah Skandal Pemimpin Politik Di Indonesia: Signifikansi Terhadap Keluaran,” TRACK: Jurnal Kepemimpinan Kristen, Teologi, dan Entrepreneurship, 03, no.02 (2024): 5.

Andreas Sese Sunarko, “Pemimpin yang Berani Mengambil Risiko: Sebuah Kajian tentang Kepemimpinan yang Unggul di Era Disrupsi melalui Refleksi Naratif Spiritualitas Daniel,” MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 5, no. 2 (2023): 88–96.

Anisya Rua Ratu Liu & Idris, “Melampaui Batas: Eksplorasi Filsafat dalam Sistem Hukum Modern,” Tlutuh Sawo: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Humaniora 7, no. 2 (2023): 59.

Bilkhis Aulia Dhika, Nurul Uzla Shofia, Regina Dwi Putri, “Kolusi Pejabat Tinggi Dalam Pemerintahan Daerah: Analisis Kasus Korupsi Berjamaah Di Lingkungan Pemkab Klaten,” Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner, 9, no.11 (2025): 3876

Cahya Wulandari, “Kedudukan Moralitas Dalam Ilmu Hukum,” Jurnal Hukum Progresif, 8, no.1 (2020): 1.

Danar Aji Kirana et al., “Partisipasi Masyarakat dan Pengaruhnya terhadap Proses Legislasi di Indonesia: Tinjauan Analitis terhadap Peran Rakyat dalam Pembentukan Kebijakan Publik,” Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara 2, no. 3 (2024): 99.

Dinar Ayu Chandra Agustin, Danang Trijayanto, Ela Indah Dwi Syayekti, “Pernyataan Kontroversial Pejabat Negara Dalam Pemberitaan Media (Analisis Framing pada Detik.com dan Kompas.com),” KJOURDIA: Kediri Journal of Journalism and Digital Media, 3, no.2 (2025): 137.

Eyda Kurnia, Nurlaili Rahmawati, Siti Asifa’ur Rahmah & Reyhan Ammarazka, “Degradasi Moral Pejabat Negara Terhadap Kepatuhan Hukum Warga Negara Indonesia,” Jurnal Reformasi Hukum, 27, no.2 (2023): 146.

Fadhilah Sabrina, Umi Miftachur Rohmah, Fisca Dwiyanti, Amanda Novia, Ade Suryanda, “Hipokrit Indonesia? Sebuah Kajian Perbandingan Sifat Manusia Indonesia Terhadap Keagamaan,” Risoma: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2, no.3 (2024): 3.

Fajar Cahyati, Heridadi Heridadi, Adi Subiyanto, Wilopo Wilopo, “Perilaku Tidak Etis Pejabat Dan Krisis Legitimasi Politik Indonesia 2025,” Nusantara: jurnal Ilmu pengetahuan Sosial, 12, no.11 (2025): 1.

Fadjar Tri Sakti, Ardiansyah, Citra Dwi Lestari, Enan Sumarni, “Perspektif Akuntabilitas Dalam Abuse Of Power Pejabat Publik Di Indonesia,” DIALEKTIKA: Jurnal Ilmu Sosial, 21, no.2 (2023): 150.

Fitri Hayani, Indah Oktavia, Rindu Oktavia, Septa Adri Fania, Yulia Hanoselina & Rahmadhona Fitri Helmi, “Analisis Permasalahan Etika Pejabat Pemerintahan Dari Perspektif Administrasi Publik,” Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 2, no.4 (2024): 259.

Gary Lawson, “Reflections Of An Empirical Reader (Or: Could Fleming Be Right This Time)”, Boston University Law Review, Vol.96 (2016): 1458.

Indra Kristian, “Kebijakan Publik Dan Tantangan Implementasi Di Indonesia,” Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 21, no.2 (2023): 88.

Jack M. Balkin, “A Symposium On James E. Fleming’s Fidelity To Our Imperfect Constitution: For Moral Readings And Against Originalisms,” Boston University LawReview, 96 (2016): 1425.

James E. Fleming, “The Moral Reading As A Practice: A Response To Three Comments On Fidelity To Our Imperfect Constitution,” Boston University Law Review, Vol. 96 (2016): 1481.

Jojo Juhaeni, “Penyalahgunaan Wewenang Oleh Pejabat Publik Dalam Perspektif Sosiologi Hukum,” Jurnal Konstituen, 3, no.1, (2021): 42

Listari & Nanang Abdul Jamal, “Peran Etika Profesi Hukum Sebagai Upaya Penegakan Hukum Yang Baik,” Al-Gharra: Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Islam, 2, no.1 (2023): 29.

Mark Greenberg, “The Moral Impact Theory of Law,” The Yale Law Journal, (2014). 123:1288.

Maria Theresia Nisa Bisara, I Nyoman Suyatna, “Penyalahgunaan wewenang oleh ASN dan Pejabat Negara ditinjau dari Hukum Administrasi Negara,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11, 4.C (2025): 118.

Muhammad Asyharuddin, Nur Arfiani, Lita Herlina, “Berkembangnya Budaya Korupsi di Tengah Masyarakat Melalui Kebiasaan Salam Tempel,” Jurnal De Jure, 14, no.2 (2022): 1

Muhammad Kashai & Ramdhani Pelupessy, “The Nusantara Characters in Overcoming Negative Behaviors,” Dialog, 44, no.2 (2021): 167

Muhammad Rusydi, “Hukum Dan Moral: Mengulik Ulang Perdebatan Positivisme Hukum Dan Teori Hukum Kodrat H.L.A Hart & Lon F. Fuller,” Al Wasath Jurnal Ilmu Hukum, 2, no.1 (2021): 1.

Murtanti Fajarrani Devi, Salsabila Restia Putri, Fabhian Halky Syahir, Angga Sandhika Raharjo, Daffi Allegra Asmara, Akhdan Adityo Latri, Zahrah Rani’ah Delyananda, Mulyadi, “Runtuhnya Pilar Demokrasi Akibatkan Politik Dinasti: Menelisik Jejak Hitam Nepotisme Anwar Usman,” Media Hukum Indonesia, 2, no.6 (2025): 85.

Mutiara Septi Anissa Septi & Fatma Ulfatun Najicha, “Peninjauan Hukum Administrasi Negara dalam Penyalahgunaan Wewenang Barang/Jasa Pemerintah,” Wacana Paramarta Jurnal Ilmu Hukum 21, no. 3 (2022): 77.

M. Dafid Stiyo Nugroho, “Realitas Sosial dalam Novel Cermin Jiwa Karya S. Prasetyo Utomo (Kajian Teori Emile Durkheim),” Jurnal Sapala 7, no. 1 (2020): 1–10.

Nazjwa Fatharani, “Peran dan Tantangan Kekuasaan Kehakiman di Indonesia,” Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora 1, no. 2 (2024): 242.

Nandha Risky Putra & Rosa Linda, “Korupsi di Indonesia: Tantangan perubahan sosial, Integritas: Jurnal Anti korupsi, 8, no.1 (2022): 13

Niru Anita Sinaga, “Kode Etik Sebagai Pedoman Pelaksanaan Profesi Hukum Yang Baik,” Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara–Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, 10, No.2 (2020): 1.

Ni Komang Sri Herawati Octa, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, dan Luh Putu Suryani, “Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial Pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Pejabat Negara,” Jurnal Preferensi Hukum 3, no. 2 (2022): 424–29.

Paska Richardo Situmorang & Hudi Yusuf, “Social Structure And Culture Of Corruption: A Criminological Analysis Of Corruption Practices In Government Institutions,” JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2, no.8 (2025): 14057

Rasdi, “Eksistensi Nilai Moral Dalam Ilmu Hukum,” Jurnal Hukum Progresif, 8, no.2 (2020): 183.

Ridwan, Ahmad Lanang Citrawan, Belardo Prasetya Mega Jaya, Amirulloh Ahdad, Ignatius Gita Hernata, Muyassaroh, “Penerapan Prinsip Persamaan Di Depan Hukum Dalam Penangangan Perkara Tindak Pidana Korupsi, Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 51, no.2 (2022): 171.

Rina Aggraini, “Concept of Moral and Etics in the Profession of Judges When Making Decission in a Case,” MILRev: Metro Islamic Law Review 1, no. 1 (2022): 103–14.

Rizqi Mei Vindraputri dan Ida Musofiana, “Terjadinya Degradasi Marwah Hukum Akibat Ulah Para Wakil Tuhan (Hakim),” Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan 6, no. 6 (2024): 11–20.

Saffa Ega Arfika & Ida Musofiana, “Ketidakadilan Dalam Sistem Peradilan Menjadi Bukti Bahwa Hukum Hanya Untuk Kaum Elite,” Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 6, no. 11 (2024): 5

Sidi Ahyar Wiraguna, “Eksplorasi Metode Penelitian Dengan Pendekatan Normatif Dan Empiris Dalam Penelitian Hukum Di Indonesia,” Lex Jurnalica, 22, no.1 (2025): 66.

Tanti Nur Ainun Azizah, “Unsur Penyalahgunaan Wewenang oleh Pejabat Pemerintahan di Indonesia,” Jurnal Indonesia Sosial Teknologi 2, no. 11 (2021): 68.

Tanto Lailam, “Membangun Constitutional Morality Hakim Konstitusi Di Indonesia,” Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 20, no.4 (2020): 511.

Tegar Prayoga, Muhammad Masyeh Guruh, Yehuda Natanael, “Mendorong Pembentukan Undang-Undang Etika Penyelenggara Negara Sebagai Instrumen Konstitusional Dalam Mengatasi Krisis Kepercayaan Publik,” Jurnal Kewarganegaraan, 9, no.1 (2025): 64.

Viona Margaretha, “Mengurai Dampak Kebijakan Tapera Terhadap Masyarakat Indonesia: Sebuah Kajian Hukum dan Sosial,” Milthree Law Journal, 1, no.1 (2024): 93

Yogi Prasetyo, “Legal Truth (Menakar Kebenaran Hukum),” Jurnal Legal Standing, 1 no. 1 (2017): 47.

Yogi Prasetyo, Alfalachu Indiantoro, Ucuk Agiyanto, Ferry Irawan Febriansyah, Aries Isnandar, Analysis of the Reasons for the Judge's Decision Which Relieves Defendants in Corruption Cases,” Jurnal Jurisprudence, 12, no.1 (2022): 47.

Yogi Prasetyo, “Indonesian Integral Law Based on Pancasila,” Pancasila and Law Review, 3, no.1 (2022): 1

Yogi Prasetyo, Alfalachu Indiantoro, Aries Isnandar, “Legal and Ethical Issues in the Constitutional Court Decision Concerning Minimum Age Limits for Presidential and Vice Presidential Candidates,” Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 24, no.2 (2024): 147.

Yusril Rahman Hakim, “Kebijakan Omnibus Law dalam Perspektif Kebijakan Buruh di Indonesia,” Jurnal PolGov: Journal of Politics and Governmen 3, no. 1 (2021): 67.

Internet Source

CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/research/20250830181344-128-662900/ini-7-kontroversi-anggota-dpr-yang-picu-kemarahan-masyarakat

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Prasetyo, Yogi, Aries Isnandar, dan Ucuk Agiyanto. 2025. “Hypocrite : Moral Legal Criticism of State Officials”. Kertha Patrika 47 (3). https://doi.org/10.24843/KP.2025.v47.i03.p06.