MITIGASI TSUNAMI BERBASIS HIJAU DI PULAU SERANGAN BALI

Penulis

  • I Nyoman Sutarja Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia Penulis
  • I Made Dodiek Wirya Ardana Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Udayana, Jimbaran, Bali, Indonesia Penulis
  • Putu Cinthya Pratiwi Kardita Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Udayana, Jimbaran, Bali, Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Kata Kunci:

gempa bumi, tsunami, likuifaksi, Pulau Serangan, mitigasi hijau

Abstrak

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN) pada tahun 2017, Pulau Bali secara umum dan Pulau Serangan secara khusus memiliki potensi gempa bumi dengan magnitudo 8,5 pada Skala Richter (SR). Konsekuensi potensial dari gempabumi yang sering terjadi adalah tsunami dan likuifaksi. Penelitian tentang potensi bencana gempabumi, tsunami, dan likuifaksi sangat penting untuk dilakukan di salah satu pulau di Bali, yaitu Pulau Serangan. Pulau Serangan, yang merupakan destinasi potensial pariwisata masa depan, adalah salah satu pulau paling menarik di Bali. Rencana induk pulau ini menunjukkan bahwa beberapa hotel mewah dan aktivitas kelas atas internasional akan dibangun di lahan seluas 523 hektar. Di Pulau Serangan terdapat satu Pura Sad Khayangan, Pura Sakenan, yang digunakan sebagai pusat ibadah bagi umat Hindu setiap hari Umanis Kuningan. Studi tentang potensi bencana seperti gempabumi, tsunami, dan likuifaksi diperlukan untuk memastikan keamanan alam Pulau Serangan dan isinya di masa depan. Hasil penelitian para ahli, yang berasal dari simulasi tsunami menggunakan parameter gempa bumi: magnitudo 8,5 SR dan kedalaman 10 km di segmen megathrust Sumba, menunjukkan bahwa di Pulau Serangan terdapat potensi tsunami dengan ketinggian 3 - 6 m. Pulau Serangan juga memiliki potensi likuifaksi pada kedalaman 0 - 2 m dengan penurunan tanah hingga 10 cm. Mitigasi berbasis hijau untuk tsunami merupakan alternatif terbaik yang dapat diterapkan di Pulau Serangan disamping Bangunan TES yang sudah ada. Mitigasi Hijau yang dimaksud adalah pemanfaatan hutan mangrove dan revitalisasi hijau tempat pengolahan akhir sampah Suwung.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Terbitan

Bagian

Articles related to environmental and civil engineering issues

Cara Mengutip

MITIGASI TSUNAMI BERBASIS HIJAU DI PULAU SERANGAN BALI. (2026). Jurnal Spektran, 14(2), 85-97. https://doi.org/10.24843/