PENGARUH SUBSTITUSI RANSUM KOMERSIAL DENGAN KONSENTRAT PROTEIN LIMBAH PETERNAKAN AYAM TERHADAP RECAHAN KARKAS BABI BALI
Kata Kunci:
Carcass Characteristics, Balinese Pigs, Chicken Waste Concentrate, (Karakteristik Karkas, Babi Bali, Konsentrat Limbah Ayam)Abstrak
This research aims to determine the carcass fraction of commercial Bali pigs fed commercial rations with chicken farm waste protein concentrate (KPLA). The research was carried out for 2.5 months in the pig pen at the Bukit Jimbaran Research Station/Farm, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University. The design used in this research was a Completely Randomized Design (CRD) with three treatments and each treatment was repeated five times. The three treatments consisted of A: Ration without KPLA (Control), B: Ration with 12% KPLA, and C: Ration with 24% KPLA. The variables observed in this research were carcass weight and commercial carcass fragments. The results of this study showed that substitution of commercial rations with chicken farm waste protein concentrate (KPLA) gave the same results as the control except, for the ham fraction has decreased. Therefore, KPLA at a level of 24% can be used for Bali pig farming, because it gives the same results as commercial concentrate (control).
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui recahan karkas komersial babi bali yang diberi ransum komersial dengan konsentrat protein limbah peternakan ayam (KPLA). Penelitian dilaksanakan selama 2,5 bulan di kandang babi Stasiun Penelitian Bukit Jimbaran Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang lima kali. Ketiga perlakuan tersebut terdiri dari A: Ransum dengan tanpa KPLA (Kontrol), B: Ransum dengan 12% KPLA, dan C: Ransum dengan 24% KPLA. Variabel yang diamati adalah berat karkas dan recahan karkas komersial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi ransum komersial dengan konsentrat protein limbah peternakan ayam (KPLA) memberikan hasil yang sama dengan kontrol,kecuali recahan ham mengalami penurunan. Maka dari itu KPLA dengan taraf 24% dapat digunakan untuk ternak babi bali, karena memberikan hasil yang sama dengan konsentrat komersial (kontrol).