PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRAT PROTEIN LIMBAH PETERNAKAN AYAM (KPLA) TERHADAP INTERNAL OFFAL ITIK BALI JANTAN
Kata Kunci:
Chicken Waste Protein Concentrate, Internal Organs, Bali Ducks, (Konsentrat Protein Limbah Ayam, Organ Dalam, Itik Bali)Abstrak
In livestock production, feed is an important factor that influences the success of
farming operations. One effort to improve feed efficiency is by utilizing livestock waste. This
study aimed to determine the effect of poultry waste protein concentrate (KPLA) on the internal offal weight of male Bali ducks. The experimental design used was a Completely
Randomized Design (CRD) with three treatments and six replications for each treatment (3 ×
6), so that each treatment and replication consisted of five male Bali ducks. The treatments
consisted of P0 (0% PWPC (control) + 25% CP.144 Red commercial concentrate), P1 (12.5%
PWPC + 12.5% CP.144 Red commercial concentrate), and P2 (25% PWPC + 0% CP.144 Red
commercial concentrate). The observed variables were internal offal weights, Liver, heart,
gallbladder, lymph, proventriculus, pancreas, gizzard, and intestines. The results showed that
treatment P1 did not show a significant difference (P > 0.05) compared to P0. However,
treatment P2 showed a significant difference (P < 0.05) compared to the control treatment. It
can be concluded that replacing commercial concentrate with poultry waste protein concentrate
(KPLA) at a level of 25% is able to maintain the internal offal weights (Liver, heart,
gallbladder, lymph, proventriculus, pancreas, gizzard, and intestines.) of male Bali ducks.
ABSTRAK
Dalam usaha peternakan, pakan merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap
keberhasilan suatu usaha peternakan. Salah satu upayanya adalah dengan memanfaatkan
limbah dari ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrat
protein limbah ayam peternakan (KPLA) terhadap berat internal offal pada itik bali jantan.
Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 (tiga) perlakuan
dan masing – masing perlakuan ada 6 (enam) kali ulangan (3 X 6), sehingga masing – masing
perlakuan dan ulangan terdiri dari 5 ekor itik bali. Perlakuan terdiri dari P0 (0% KPLA
(Kontrol)+ 25% Konsentrat CP.144 Red), P1 (12,5% KPLA (Kontrol)+ 12,5% Konsentrat
CP.144 Red), P2 (25% KPLA (Kontrol)+ 0% Konsentrat CP.144 Red). Variabel yang diamati
yaitu internal offal (berat hati, jantung, empedu, linfa, proventikulus, pangkreas, ampela dan
usus). Hasil dari penelitian ini menunjukkan perlakuan kontrol P1 tidak menunjukkan
perbedaan nyata (P>0,05) dibandingkan dengan P0, sedangkan pada perlakuan P2,
menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) dibandingkan dengan perlakuan kontrol.
Disimpulkan bahwa dengan penggantian konsentrat komersial dengan konsentrat protein
limbah peternakan ayam (KPLA), dengan 25% konsentrat protein limbah peternakan ayam
(KPLA) dapat mempertahankan berat internal offal (hati, jantung, empedu, linfa, proventikulus,
pangkreas, ampeladan usus) pada itik bali jantan.