PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK LIMBAH WINE ANGGUR TERFERMENTASI MELALUI AIR MINUM TERHADAP PERFORMA ITIK BALI JANTAN
Kata Kunci:
male bali ducks, grape wine waste, performance, (itik bali jantan, limbah wine anggur, performa)Abstrak
This study aims to determine the effect of giving fermented grape wine waste extract through drinking water on the performance of male Balinese ducks. This research was conducted at Sesetan Research Station, Faculty of Animal Science, Udayana University located at Jalan Raya Sesetan, Gang Markisa No. 6, Denpasar, starting from August 4, 2024 - September 28, 2024. The design used in this study was a complete randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 replications. Each replicate contained 3 ducks with a homogeneous weight of 46.96 ± 1.84 g, so that a total of 48 male bali ducks were used. The treatments were drinking water without fermented grape wine waste extract as control (P0), drinking water with 2% fermented grape wine waste extract (P1), drinking water with 4% fermented grape wine waste extract (P2), drinking water with 6% fermented grape wine waste extract (P3). The observed variables were final body weight, body weight gain, ration consumption, drinking water consumption, and feed conversion ratio (FCR). The results showed that the administration of fermented grape wine waste extract at the level of 2%, 4%, and 6% through drinking water had no effect on the variables of final body weight, body weight gain, ration consumption, drinking water consumption, and feed conversion ratio (FCR). The results of this study can be concluded that giving fermented grape wine waste extract through drinking water at levels of 2%, 4%, and 6% has not been able to improve the performance of male bali ducks aged 8 weeks.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak limbah wine anggur terfermentasi melalui air minum terhadap performa itik bali jantan. Penelitian ini dilaksanakan di Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana yang berlokasi di Jalan Raya Sesetan, Gang Markisa No. 6, Denpasar, mulai dari 4 Agustus 2024 – 28 September 2024. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Setiap ulangan berisi 3 ekor itik dengan berat yang homogen 46,96 ± 1,84 g, sehingga total itik bali jantan yang digunakan sebanyak 48 ekor. Perlakuan yang diberikan adalah air minum tanpa ekstrak limbah wine anggur terfermentasi sebagai kontrol (P0), air minum yang diberi 2% ekstrak limbah wine anggur terfermentasi (P1), air minum yang diberi 4% ekstrak limbah wine anggur terfermentasi (P2), air minum yang diberi 6% ekstrak limbah wine anggur terfermentasi (P3). Variabel yang diamati adalah bobot badan akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, konsumsi air minum, dan feed convertion ratio (FCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak limbah wine anggur terfermentasi pada level 2%, 4%, dan 6% melalui air minum tidak berpengaruh terhadap variabel bobot badan akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, konsumsi air minum, dan feed convertion ratio (FCR). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak limbah wine anggur terfermentasi melalui air minum pada level 2%, 4%, dan 6% belum mampu meningkatkan performa itik bali jantan umur 8 minggu.