PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA WAKTU PERENDAMAN DENGAN URIN SAPI TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI Indigofera zollingeriana
Kata Kunci:
Indigofera zollingeriana, concentration, soaking duration, seed germination, cow urine, (Indigofera zollingeriana, konsentrasi, lama perendaman, perkecambahan biji, urin sapi)Abstrak
seeds in cow urine, which contains auxin hormones. This study aimed to determine the effect of
cow urine concentration and soaking duration on the germination of Indigofera zollingeriana
seeds. The research was conducted in Belancan Village, Kintamani District, Bangli Regency,
Bali, for 30 days using a factorial Completely Randomized Design (CRD). The first factor was
cow urine concentration (K): 100% water (K0), 60% cow urine (K1), 75% cow urine (K2), and
90% cow urine (K3). The second factor was soaking duration (W): 60 minutes (W1), 90
minutes (W2), and 120 minutes (W3). There were 12 treatment combinations with four
replications. The observed variables included initial germination time, non-germinated seeds,
germination percentage, germination rate, and plant height at 30 days after planting. The results
showed no interaction between cow urine concentration and soaking duration on seed
germination. Based on the results of this study, it is concluded that 75% cow urine
concentration and a soaking duration of 60 minutes produced the best results for the
germination of Indigofera zollingeriana seeds.Seed germination of Indigofera zollingeriana often faces obstacles due to physical
dormancy caused by the hard seed coat. One method to break this dormancy is soaking the
ABSTRAK
Perkecambahan biji Indigofera zollingeriana sering mengalami hambatan akibat adanya
dormansi fisik pada kulit biji yang keras. Salah satu upaya untuk memotong dormansi tersebut
adalah melalui perendaman menggunakan urin sapi yang mengandung hormon auksin.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama waktu perendaman urin
sapi terhadap perkecambahan biji Indigofera zollingeriana. Penelitian dilaksanakan di Desa
Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali selama 30 hari menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi urin sapi (K):
100% air (K0); 60% urin sapi (K1); 75% urin sapi (K2) dan 90% urin sapi (K3). Faktor kedua
adalah lama waktu perendaman (W): 60 menit (W1); 90 menit (W2) dan 120 menit (W3).
Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan empat ulangan. Variabel yang diamati meliputi biji
mulai berkecambah, biji tidak berkecambah, daya germinasi, kecepatan tumbuh kecambah dan
tinggi tanaman umur 30 HST. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara
konsentrasi dan lama waktu perendaman urin sapi terhadap perkecambahan biji. Berdasarkan
hasil penelitian ini disimpulkan konsentrasi 75% urin sapi serta waktu perendaman 60 menit
memberikan hasil terbaik terhadap perkecambahan biji Indigofera zollingeriana.