STRATEGI PENGEMASAN DAN PELABELAN PRODUK SOSIS Studi Kasus di BUMDes Wahyu Karya Sedana Desa Pempatan, Karangasem, Bali
Kata Kunci:
Packaging Strategy, Product Labeling, BUMDes, SWOT Analysis, (Strategi Pengemasan, Pelabelan Produk, Sosis, BUMDes, Analisis SWOT)Abstrak
This study aims to identify and describe the packaging and labeling strategies for sausage products, as well as analyze the obstacles faced by BUMDes Wahyu Karya Sedana in Pempatan Village, Karangasem, Bali. In formulating these strategies, this study combines qualitative and quantitative methods (Mixed Methods). This study lasted for three months and involved 45 consumer respondents who were selected using purposive sampling in filling out questionnaires. Data collection involved three expert respondents through observation, documentation, in-depth interviews, and the determination of internal and external factors. The analyses used in this study were 1) IFE-EFE analysis; 2) IE analysis; and 3) SWOT analysis. The results of the IFE-EFE analysis show that BUMDes sausage products already use vacuum packaging (major strength), but the visual design of the packaging used is still not attractive (major weakness), there is potential for market expansion by utilizing social media and e-commerce (major opportunity), and there is a comparison of consumer perceptions of competitors (major threat). This study shows that the BUMDes Wahyu Karya Sedana sausage product is positioned in cell VIII (harvesting or divestment) of the IE matrix, with an IFE value of 2.09 and an EFE value of 1.86, indicating the need for fundamental external improvements by utilizing eight alternative strategies based on the study’s findings.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengemasan dan pelabelan produk sosis, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh BUMDes Wahyu Karya Sedana di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Dalam merumuskan strategi tersebut, penelitian ini menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif (Mixed Methods). Penelitian ini berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan 45 responden konsumen yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dalam pengisian kuesioner. Pengambilan data melibatkan tiga responden ahli melalui observasi, dokumentasi, wawancara mendalam, serta penentuan faktor internal eksternal. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 1) Analisis IFE-EFE; 2) Analisis IE; dan 3) Analisis SWOT. Hasil analisa menunjukkan bahwa kekuatan utama produk sosis BUMDes Wahyu Karya Sedana terletak pada penggunaan kemasan vakum yang mampu menjaga kualitas dan daya simpan produk, sedangkan kelemahan utama terletak pada desain visual kemasan yang belum memiliki daya tarik. Peluang utama terletak pada pemanfaatan sosial media dan e-commerce sebagai perluasan pasar sedangkan ancaman utama berasal dari komparasi persepsi konsumen terhadap pesaing. Penelitian ini menunjukkan bahwa posisi dari produk sosis BUMDes Wahyu Karya Sedana berada pada sel VIII (panen atau divestasi) dalam matriks IE dengan nilai IFE 2.09 dan EFE 1.86 yang menunjukan perlunya perbaikan eksternal secara mendasar, dengan memanfaatkan 8 alternatif strategi yang didapatkan berdasarkan hasil penelitian.