PENGARUH PEMBERIAN KUNYIT TERFERMENTASI MELALUI AIR MINUM TERHADAP PERSENTASE KARKAS, EKSTERNAL OFFAL, DAN INTERNAL OFFAL PUYUH

Penulis

  • Srihandi R. I. PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis
  • G. A. M. K. Dewi PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis
  • M. Wirapartha PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis

Kata Kunci:

Quail, carcass, external offal, internal offal, fermented turmeric, (Burung puyuh, karkas, eksternal offal, internal offal, kunyit terfermentasi)

Abstrak

This study evaluated the effect of giving fermented turmeric from drinking water on carcass percentage, external offal percentage, and internal offal percentage in quail. This study was conducted at Sesetan Farm, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University for 2 months using a Completely Randomized Design (CRD) divided into 4 treatments (P0/control), (P1) 1%, (P2) 2%, (P3) 3% fermented turmeric extract in drinking water with 5 replications, each replication using 2 quails. The variables observed were: slaughter weight, carcass weight, carcass percentage, external offal percentage and internal offal percentage. The results obtained did not show significant differences between treatments, namely (P0/control), (P1) 1%, (P2) 2% and (P3) 3% fermented turmeric extract in drinking water (P>0.05). However, there was a significant difference in the percentage of internal offal, where treatments P2 and P3 showed a decrease in the percentage of internal offal to 23.28% and 22.12% (P <0.05). It can be stated that the administration of fermented turmeric extract from drinking water at levels of 1%, 2%, and 3% did not affect the slaughter weight, carcass weight, carcass percentage and external offal percentage of quail, but did affect the percentage of internal offal.

ABSTRAK

Studi ini mengevaluasi pengaruh pemberian kunyit terfermentasi dari air minum terhadap persentase karkas, persentase eksternal offal, dan persentase internal offal pada burung puyuh. Studi ini dilangsungkan pada Farm Sesetan Fakultas Peternakan, Universitas Udayana sepanjang 2 bulan dengan mengguakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terbagi atas 4 perlakuan (P0/kontrol), (P1) 1%, (P2) 2%, (P3) 3% ekstrak kunyit terfermentasi dalam air minum dengan 5 kali ulangan, tiap-tiap ulangan memakai 2 ekor puyuh.  Variabel yang diamati yaitu: bobot potong, bobot karkas, persentase karkas, persentase eksternal offal dan persentase internal offal. Hasil yang diperoleh tidak menujukkan perbedaan signifikan antar perlakuan ialah (P0/kontrol), (P1) 1%, (P2) 2% dan (P3) 3% ekstrak kunyit terfermentasi dalam air minum (P>0,05). Namun, terdapat perbedaan signifikan pada persentase internal offal, di mana perlakuan P2 dan P3 menunjukkan penurunan persentase internal offal menjadi 23,28% dan 22,12% (P<0,05). Bisa dinyatakan jika pemberian ekstrak kunyit terfermentasi dari air minum pada level 1%, 2%, serta 3% tidak menghasilkan pengaruh terhadap bobot potong, bobot karkas, persentase karkas dan persentase eksternal offal puyuh, tetapi memberikan pengaruh terhadap persentase internal offal.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Srihandi R. I., PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • G. A. M. K. Dewi, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • M. Wirapartha, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Diterbitkan

2025-08-26