PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AIR DAUN GAMAL TERFERMENTASI MELALUI AIR MINUM TERHADAP LEMAK ABDOMEN ITIK BALI

Penulis

  • Dalem I. G. M. S. P. PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis
  • N. W. Siti PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis
  • D. P. M. A. Candrawati PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis

Kata Kunci:

male balinese duck, gamal leaves, fermented, pad fat, abdominal fat, (itik bali jantan, daun gamal, terfermentasi, lemak bantalan, lemak abdomen)

Abstrak

The low interest of the public in consuming duck meat is due to the high abdominal fat which can affect the quality of the carcass produced. Fermented gamal leaf water extract has active compounds, which serve as antimicrobials and antioxidants. This study aims to determine the effect of giving fermented gamal leaf water extract through drinking water on the abdominal fat of male Balinese ducks. The experimental design used was a complete random design (RAL) with four treatments and five replicates, each replica consisted of three male Balinese ducks. The treatment given was the administration of drinking water to male Balinese ducks with 0% of fermented gamal leaf water extract as a control (P0), while in the P1, P2, and P3 treatments, fermented gamal leaf water extract was given with consecutive percentages of 2%, 4%, and 6%. The results showed that the administration of 2%, 4%, and 6% gamal leaf water extract significantly (P<0.05) significantly reduced the percentage of mecentrifus fat (mesenteric-fat), but indefinitely (P>0.05) reduced the percentage of ventricular fat (ventriculus-fat) and pad fat, while the administration of 4% and 6% fermented gamal leaf extract (P<0.05) significantly reduced abdominal fat. Based on the results of the study, it can be concluded that the administration of fermented gamal leaf extract at the level of 4%, and 6% through drinking water can reduce the abdominal fat of male Balinese ducks aged 8 weeks.

ABSTRAK

Rendahnya minat masyarakat dalam mengkonsumsi  daging itik dikarenakan tingginya lemak abdomen yang dapat mempengaruhi kualitas karkas yang dihasilkan. Ekstrak air daun gamal terfermentasi mempunyai senyawa aktif, yang berfungsi sebagai antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak air daun gamal terfermentasi melalui air minum terhadap lemak abdomen itik bali jantan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari tiga ekor itik bali jantan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian air minum pada itik bali jantan dengan 0% ekstrak air daun gamal terfermentasi sebagai kontrol (P0), sedangkan pada perlakuan P1, P2, dan P3 diberikan ekstrak air daun gamal terfermentasi dengan persentase berturut - turut 2%, 4%, dan 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air daun gamal 2%, 4%, dan 6% secara nyata (P<0,05) menurunkan persentase lemak mesentrium (mesenteric-fat), namun secara tidak nyata (P>0,05) menurunkan persentase lemak ventrikulus (ventriculus-fat) dan lemak bantalan (pad-fat), sedangkan pemberian 4% dan 6% ekstrak daun gamal terfermentasi secara nyata (P<0,05) menurunkan lemak abdomen. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun gamal terfermentasi taraf 4%, dan 6% melalui air minum dapat menurunkan lemak abdomen itik bali jantan umur 8 minggu.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Dalem I. G. M. S. P., PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • N. W. Siti, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • D. P. M. A. Candrawati, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Diterbitkan

2025-08-26