PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA TERFERMENTASI TERHADAP KUALITAS TELUR BURUNG PUYUH UMUR 6-11 MINGGU MELALUI AIR MINUM

Penulis

  • Amanta Z. S. PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis
  • G. A. M. K. Dewi PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis
  • M. Wirapartha PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali Penulis

Kata Kunci:

dragon fruit skin, fermented, Quails, Quail egg quality, (kulit buah naga, terfermentasi, burung puyuh, kualitas telur burung puyuh)

Abstrak

Quail is one type of dual-purpose poultry that has the potential to be farmed because of its high egg production and can produce meat to meet the needs of animal protein for the community. This study aims to determine the quality of quail eggs that are given fermented dragon fruit skin extract through drinking water. The study was conducted at the Sesetan Farm, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University, and was carried out for five weeks. The research design used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and five replications and each cage unit contained 3 quails. The treatments given were quail given water without fermented dragon fruit skin extract (P0) as a control, Giving fermented dragon fruit skin extract through drinking water with levels of 1%, 2%, and 3% as treatments P1, P2, and P3. The variables observed included: egg weight, egg index, egg yolk color, and Haugh Unit (HU). The results showed that egg weight, egg index, egg yolk color and Haugh Unit (HU) in the four treatments were not statistically significantly different (P>0.05) when compared to P0 (control). The conclusion of this study is the provision of fermented dragon fruit peel extract at 1%, 2%, and 3% concentrations through drinking water did not significantly affect the quality of quail eggs.

ABSTRAK

Burung puyuh merupakan salah satu jenis unggas dwiguna yang memiliki potensi untuk diternakkan karena produksi telurnya yang tinggi serta dapat menghasilkan daging untuk memenuhi kebutuhan protein asal hewani bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas telur burung puyuh yang diberi ekstrak kulit buah naga terfermentasi melalui air minum. Penelitian dilaksanakan di Farm Sesetan Fakultas Peternakan Universitas Udayana, dan dilaksanakan selama lima minggu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan serta pada setiap unit kandang berisi 3 ekor burung puyuh. Adapun perlakuan yang diberi adalah burung puyuh diberi minum tanpa ekstrak kulit buah naga terfermentasi (P0) sebagai kontrol, Pemberian ekstrak kulit buah naga terfermentasi melalui air minum dengan level 1%, 2%, dan 3% sebagai perlakuan P1, P2, dan P3. Variabel yang diamati meliputi: bobot telur, indeks telur, warna kuning telur, dan Haugh Unit (HU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot telur, indeks telur, warna kuning telur dan Haugh Unit (HU) pada keempat perlakuan secara statistik tidak berbeda nyata (P>0,05) jika dibandingkan dengn P0 (kontrol). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak kulit buah naga terfermentasi sebesar 1%, 2% dan 3% melalui air minum memiliki hasil yang sama terhadap kualitas telur burung puyuh.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Amanta Z. S., PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • G. A. M. K. Dewi, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

  • M. Wirapartha, PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

    PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Diterbitkan

2025-08-26