PERAN FIFA DALAM PENEGAKAN HUKUM PADA KASUS PELANGGARAN HAM BERUPA RASIALISME DI SEPAK BOLA INDONESIA  

Penulis

  • I Gede Suyoga Fakultas Hukum Universitas Udayana Penulis
  • I Gde Putra Ariana Penulis

Kata Kunci:

FIFA, Rasialisme, Penegakan Hukum

Abstrak

Penulisan artikel ini bertujuan mengetahui peran FIFA dalam penegakan hukum pada kasus pelanggaran HAM berupa tindakan rasialisme khususnya yang terjadi di sepak bola Indonesia, termasuk untuk mengetahui pengaturan terkait anti-rasialisme dalam hukum internasional. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan terkait anti-rasialisme sudah banyak ditetapkan dalam instrumen hukum internasional yang kemudian juga diadopsi oleh instrumen hukum FIFA. Dalam penegakan hukum terhadap kasus rasialisme, FIFA memegang peran penting sebagai pembentuk aturan, pengawas, dan penegak hukum. Peran FIFA ini dimulai dari upaya preventif hingga upaya represif terhadap tindakan rasialisme. Lebih lanjut, dalam kasus rasialisme di Indonesia, FIFA berperan secara tidak langsung yang tercermin melalui hubungan koordinatif dengan PSSI sebagai federasi nasional yang menjadi perpanjangan tangan kebijakan FIFA di Indonesia. FIFA tidak menangani setiap kasus rasiliasme di sepak bola Indonesia secara langsung, tetapi mendorong PSSI untuk mengadopsi serta mengimplementasikan standar anti-rasialisme yang telah ditetapkan oleh FIFA dalam operasional Liga Indonesia.

Kata Kunci: FIFA; Rasialisme; Pelanggaran HAM.

 

ABSTRACT

This article aims to examine FIFA's role in enforcing the law in cases of human rights violations in the form of racism, particularly in Indonesian football, including to determine the regulations related to anti-racism in international law. This study uses a normative legal research method with a legislative approach, a conceptual approach, and a case approach. The results of this study show that regulations related to anti-racism have been widely established in international legal instruments, which have then also been adopted by FIFA legal instruments. In law enforcement against racism cases, FIFA plays an important role as a rule maker, supervisor, and law enforcer. FIFA's role ranges from preventive to repressive measures against racism. Furthermore, in cases of racism in Indonesia, FIFA plays an indirect role, which is reflected in its coordination with PSSI as the national federation that acts as an extension of FIFA's policies in Indonesia. FIFA does not directly handle every case of racism in Indonesian football, but encourages PSSI to adopt and implement the anti-racism standards set by FIFA in the operation of the Indonesian League.

Keywords: FIFA; Racism; Human Rights Violations.

Diterbitkan

2026-06-03

Terbitan

Bagian

Articles