NORMALISASI KEKERASAN DAN GENEALOGI KEKUASAAN AMERIKA SERIKAT: STUDI FOUCAULDIAN ATAS PENANGKAPAN NICOLÁS MADURO TAHUN 2026
DOI:
https://doi.org/10.24843/JIWSP.2026.v08.i01.p03Keywords:
narco-terrorism, lawfare, sovereignty, discourse, United States foreign policyAbstract
Studi ini meneliti rasionalitas di balik operasi militer Amerika Serikat, Operasi Absolute Resolve, yang dilakukan pada Januari 2026, yang mengakibatkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Meskipun secara resmi dibingkai sebagai tindakan penegakan hukum terhadap terorisme narkoba, artikel ini berpendapat bahwa operasi tersebut dibentuk oleh konstruksi wacana yang bergantung pada konteks sejarah. Dengan mengacu pada genealogi kekuasaan Michel Foucault, studi ini menganalisis bagaimana rezim kebenaran diproduksi untuk melegitimasi intervensi ekstrateritorial yang bersifat memaksa. Dengan menggunakan metode genealogi kualitatif, analisis ini menelusuri garis keturunan historis (Herkunft) dan momen kemunculan (Entstehung) dalam wacana intervensi AS terhadap Amerika Latin. Temuan menunjukkan bahwa narasi terorisme narkoba mendaur ulang strategi pembenaran dari invasi Panama tahun 1989, meminggirkan narasi tandingan kedaulatan, dan mempersenjatai hukum internasional sebagai perang hukum. Studi ini menyimpulkan bahwa dinamika ini menandakan pergeseran menuju “Kedaulatan Bersyarat”.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Rafi Al Ezzra, Jehosea Andito Penna, Imelda Masni Juniaty Sianipar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


