KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI DENPASAR

Authors

  • Kadek Ayu Trisna Dewanti Udayana Author
  • Made Pasek Kardiwinata Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p16

Keywords:

kepatuhan, remaja putri, TTD

Abstract

Anemia merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesehatan wanita usia produktif. Remaja putri paling rentan mengalami anemia karena setiap bulannya mengalami menstruasi. Program pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dilakukan dengan pemberian TTD secara rutin setiap minggunya. Cakupan pemberian TTD di Kota Denpasar sebesar 99,5%. Kasus anemia di Kota Denpasar sebesar 49,5%. Rendahnya konsumsi TTD menjadi permasalahan meningkatnya kasus anemia. Sebanyak 58,4% siswi di Denpasar memiliki kepatuhan yang rendah dalam mengkonsumsi TTD. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan persepsi terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik penentuan lokasi menggunakan cluster random sampling dan penentuan sampel menggunakan random sampling. Sampel berjumlah 121 sampel dengan analisis regression logistic. Hasil penelitian menunjukkan hanya sebanyak 29,75% remaja putri di Denpasar patuh dalam mengkonsumsi TTD. Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan (aOR=9,62;95%CI=1,21-76,22;p=0,03) dan persepsi hambatan (aOR=10,90;95%CI=1,38-85,75;p=0,02) terhadap kepatuhan konsumsi TTD. Pada penelitian ini persepsi keseriusan (p=0,67), persepsi manfaat (0,05) dan self-efficacy (p=0,40) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di Denpasar. Diperlukan pemberian edukasi mengenai konsumsi TTD yang aman bagi tubuh serta menggali lebih dalam akar rendahnya cakupan kepatuhan konsumsi TTD remaja putri.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI DENPASAR. (2025). Archive of Community Health, 12(3), 1020-1028. https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p16

Most read articles by the same author(s)