HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN FINISHING DI PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PELAYANAN RUMAH SAKIT

Authors

  • Ni Made Widya Purnama Santi Udayana Author
  • I Made Ady Wirawan Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p30

Keywords:

Kelelahan Kerja, Beban Kerja, Pekerja Finishing

Abstract

Pekerja konstruksi menempati urutan teratas dalam menyebabkan kecelakaan kerja. Pada 2016, terjadi peningkatan dari 101.368 kasus pada 2017 menjadi 124.041 kasus hingga 130.923 kasus pada 2019, dengan penyebab utama adalah kelelahan kerja. Kelelahan kerja dipengaruhi oleh faktor internal yang terdiri dari usia, status pendidikan, gizi, dan riwayat penyakit sedangkan faktor eksternal meliputi durasi kerja, masa kerja, keadaan lingkungan, dan beban kerja. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja finishing di Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Rumah Sakit. Metode penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan desain cross sectional dan sampel 80 responden. Data diuji dengan analisis chi-square dan binary logistic regression. Hasil menunjukkan 67 (83,75%) pekerja finishing mengalami kelelahan dan ada hubungan antara usia (aOR=34,67; p=0,001; 95% CI =4,15-289,62), durasi kerja (aOR=14,32, p=0,011; 95% CI=185-111,18), beban kerja (aOR=21,20, p = 0,011; 95% CI = 2,00-224,55) dan masa kerja (aOR=50,27; p=0,029; 95% CI=1,48-1701,10) dengan kelelahan. Variabel paling berpengaruh adalah masa kerja (p=0,029; aOR=50,27). Pekerja diharapkan mengelola beban kerja, memanfaatkan istirahat, dan melakukan peregangan untuk mengurangi kelelahan kerja.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN FINISHING DI PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PELAYANAN RUMAH SAKIT. (2025). Archive of Community Health, 12(3), 1218-1241. https://doi.org/10.24843/ACH.2025.v12.i03.p30